Home » Ricuh lahan bws II , kelompok das dgn ptpn IV warga ukur batas

Ricuh lahan bws II , kelompok das dgn ptpn IV warga ukur batas

by R 1
100 views

Deli Serdang ,Horas news
Update,ricuh baku hantam antara warga dengan kacung ptpn3,,warga ukur batas kawasan aliran sungai (DAS)di desa Titi besi dan pulau tagur baru, kecamatan Galang kabupaten Deli serdang,,akibatnya terjadi ketegangan antara pihak keamanan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 1 kebun sei putih dengan warga yang mengukur tapal batas, .kamis ,01/01/2026.

Warga desa baru Titi besi  berpatokan dengan hasil pertemuan tanggal 19/12/2025,,di kantor aula desa baru Titi besi ,,yang menetapkan tuk desa pulau tagor dan desa baru Titi besi ,kawasan das degan batas sempadan sejauh 100 meter dari bibir sungai,,dan ditetapkan oleh pihak BWDS sendiri,kawasan tersebut tidak di perbolehkan tuk ditanami tanaman keras. Ketentuan itu mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 28/PRT/M/2015 yang menyebutkan bahwa sempadan sungai merupakan kawasan lindung dan tidak boleh dimanfaatkan untuk aktivitas yang berpotensi merusak fungsi sungai, termasuk penanaman tanaman keras.
Namun demikian, pihak PTPN IV Regional Kebun Sei Putih mengklaim bahwa lahan tersebut merupakan bagian dari areal Hak Guna Usaha (HGU) milik perusahaan.
Ketegangan  ini hampir memuncak ketika pihak perkebunan mencabut patok  batas 100 meter yang telah ditetapkan pihak BWDS
Dalam peristiwa tersebut, terjadi adlut serta argumantasi
.dimana pihak perkebunan tetap bersikukuh bahwa wilayah tersebut masih bagian dari hgu mereka.
Sementara warga minta peta hgu mereka ,,pihak perkebunan sendiri tidak dapat memberikan peta tersebut..
Menurut iqrok Ramdani sebagai ketua das ,,selama pihak perkebunan dan BPN tidak membuat tapal batas,,,maka pihak perkebunan tidak boleh menanami daerah pinggiran sungai ini,dan berharap kepada pihak kepolisian  serta pejabat setempat segera usat tuntas permasalahan ini.
Sebagai ketua Kelompok Masyarakat DAS, Iqrok Sinaga, menegaskan  juga bahwa lahan yang disengketakan merupakan kawasan DAS ini berada di bawah kewenangan BWS II dan bukan termasuk dalam HGU Kebun Sei Putih.
Sesuai peraturan ini,warga daerah pinggiran sungai ular bersikukuh  untuk menggunakan lahan bwds ini ,untuk ketahanan pangan serta kebutuhan mereka nantinya..
Warga daerah pinggiran sungai ini..berharap kepada pihak BWS II,,tuk segera menyelesaikan masalah ini sesuai peraturan yang berlaku,,(Drj)

banner 325x300

You may also like

Leave a Comment

Latest Articles

51 Siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Lulus PTN Jalur Prestasi Lubuk Pakam – Sebanyak 51 siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, berhasil lulus ke sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia melalui jalur prestasi pada tahun ajaran 2025/2026. Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung, didampingi Ketua Komite Sekolah Muriadi, Rabu (8/4/2026). “Sebanyak 51 peserta didik kami diterima di perguruan tinggi negeri tanpa melalui tes, melalui jalur prestasi,” ujar Sari Manurung. Ia menjelaskan, para siswa yang lulus tidak hanya diterima di PTN yang berada di Sumatera Utara, tetapi juga di berbagai perguruan tinggi ternama di luar daerah. Salah satu di antaranya adalah Institut Pertanian Bogor yang menjadi tujuan beberapa siswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Menurut Sari, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta peran aktif tenaga pendidik dalam membimbing dan mempersiapkan peserta didik sejak dini. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Muriadi menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa serta kinerja pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Keberhasilan ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Dengan capaian tersebut, SMA Negeri 2 Lubuk Pakam kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hingga kini pihak sekolah masih melakukan pendataan lanjutan terkait sebaran lengkap perguruan tinggi tujuan para siswa.(*) Teks foto: SMA Negeri 2 Lubuk Pakam.

GOOGLE Picks

 

HORASNEWS.COM

Email us:

costumer services
 
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00