by ATV NEWS
46 views

Lubuk Pakam  | Horasnews.com – Seorang warga Lubukpakam, Kabupaten Deli Serdang menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan uang senilai Rp 350 juta yang diduga dilakukan oleh salah seorang oknum pemborong proyek di lingkungan Pemkab Deli Serdang berinisial SH alias K.

Kasus ini telah dilaporkan korban ke SPKT Polresta Deli Serdang dengan nomor laporan LP/B/909/IX/2025/SPKT/Polreata Deli Serdang/Polda Sumut pada Jumat (12/9/2025) lalu.

Korban bernama Purwadi Gunawan, 39 tahun, warga Desa Pagar Merbau III Kecamatan Lubuk Pakam. Ia mengaku ditipu oleh terlapor dalam kerja sama proyek kegiatan di Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.

Purwadi menceritakan kronologis kejadian hingga uang miliknya senilai Rp350 juta raib kepada wartawan.

“Pada tanggal 10 September 2025 sekitar pukul 11.00 WIB di Jalan Katu, Kelurahan Syahmad, Kecamatan Lubuk Pakam, saya ditipu SH alias K. Ada dua proyek yang sudah dikerjakan, saya sebagai pemodal. Tapi saat pencairan dana, saya justru diberi cek kosong. Total kerugian saya Rp350 juta,” ujar Purwadi kesal, Senin (6/10/2025).

Lebih lanjut, Purwadi menuturkan dirinya sempat mendatangi Bank Sumut untuk mencairkan cek yang diberikan SH. Namun, pegawai bank menyatakan bahwa saldo rekening terlapor tidak mencukupi.

“Dia bilang uangnya sudah ada di Bank Sumut, tapi pegawai bank bilang kosong. Saya coba kirim ke rekening BCA saya, tetap saja kosong. Sakit hati kali saya, ditipu terus kerjanya,” ungkap Purwadi.

Purwadi berharap Satreskrim Polresta Deli Serdang segera menuntaskan kasus ini agar dirinya mendapat kepastian hukum.

“Saksi-saksi dari pihak saya sudah dimintai keterangan, termasuk saya sebagai pelapor. Tapi dari pihak terlapor saya belum tahu, cuma dengar kabar sudah dipanggil tapi tidak datang,”tambahnya.

Kasus ini bermula dari kerja sama antara pelapor dan terlapor dalam proyek Normalisasi Sungai Saluran Pembuangan di Kecamatan Percut Sei Tuan (Nomor Kontrak: 000.3.2/7348, tanggal 26 Juni 2025) dan proyek serupa di Desa Paluh Manan, Kecamatan Hamparan Perak (Nomor Kontrak: 000.3.2/6725, tanggal 12 Juni 2025).

Dalam kerja sama tersebut, terlapor SH alias K diketahui sebagai pemilik sekaligus kontraktor CV Rizky Amanda, sedangkan Purwadi Gunawan bertindak sebagai pemodal dengan menyetorkan dana sebesar Rp350 juta pada 12 Juni 2025 di rumah terlapor.

Sesuai kesepakatan, terlapor berjanji akan mengembalikan modal tersebut pada 1 September 2025. Namun saat waktu pengembalian tiba, terlapor memberikan cek Bank Sumut Kantor Cabang Lubuk Pakam Nomor FA181345 senilai Rp350 juta. Ketika dicairkan pada 10 September 2025, pihak bank menyatakan bahwa cek tersebut kosong.

Atas kejadian itu, korban merasa dirugikan dan melapor ke Polresta Deli Serdang agar diproses sesuai hukum yang berlaku.

Kanit Pidum Sat Reskrim Polresta Deli Serdang Iptu Jimmy Depari membenarkan laporan tersebut dan menyebutkan bahwa kasus masih dalam proses penyelidikan.

“Masih berproses, bang. Terlapor tidak hadir saat dipanggil dengan alasan sakit. Saksi-saksi dari pihak pelapor sudah kita mintai keterangan. Untuk terlapor, kita akan lakukan panggilan kedua,” jelas Iptu Jimmy saat dikonfirmasi, Senin (6/10/2025).

Dijelaskan Jimmy, dugaan tindak pidana yang dilaporkan korban adalah Tindak Pidana Penipuan atau Perbuatan Curang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP tentang Penggelapan, sebagaimana diatur dalam UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHPidana.(*)

banner 325x300

You may also like

Leave a Comment

Latest Articles

51 Siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Lulus PTN Jalur Prestasi Lubuk Pakam – Sebanyak 51 siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, berhasil lulus ke sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia melalui jalur prestasi pada tahun ajaran 2025/2026. Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung, didampingi Ketua Komite Sekolah Muriadi, Rabu (8/4/2026). “Sebanyak 51 peserta didik kami diterima di perguruan tinggi negeri tanpa melalui tes, melalui jalur prestasi,” ujar Sari Manurung. Ia menjelaskan, para siswa yang lulus tidak hanya diterima di PTN yang berada di Sumatera Utara, tetapi juga di berbagai perguruan tinggi ternama di luar daerah. Salah satu di antaranya adalah Institut Pertanian Bogor yang menjadi tujuan beberapa siswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Menurut Sari, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta peran aktif tenaga pendidik dalam membimbing dan mempersiapkan peserta didik sejak dini. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Muriadi menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa serta kinerja pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Keberhasilan ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Dengan capaian tersebut, SMA Negeri 2 Lubuk Pakam kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hingga kini pihak sekolah masih melakukan pendataan lanjutan terkait sebaran lengkap perguruan tinggi tujuan para siswa.(*) Teks foto: SMA Negeri 2 Lubuk Pakam.

GOOGLE Picks

 

HORASNEWS.COM

Email us:

costumer services
 
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00