Home » Nusron Buka Identitas 6 Pegawai BPN Yang Terlibat Pagar Laut Bekasi

Nusron Buka Identitas 6 Pegawai BPN Yang Terlibat Pagar Laut Bekasi

by atvinfo
7.8K views

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid mengumumkan enam pegawai yang terlibat kasus terbitnya sertifikat di area pagar laut di Kampung Paljaya, Desa Segarajaya, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Jumat (21/2/2025). Enam pegawai Kementerian ATR/BPN tersebut terdiri dari lima pegawai negeri sipil (PNS) dan satu pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K). Mereka adalah FKI pada tahun 2021 sebagai Ketua Tim Ajudikasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Bekasi.

ini, dia menjadi Kepala Seksi Direktorat Jenderal (Ditjen) Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Cirebon. Atas keterlibatannya, FKI dicopot dari jabatannya. Kedua, RL yang saat ini menjabat sebagai Penata Kadastral di Kabupaten Karawang. Dulu, RL menjabat sebagai Waka Fisik Tim Ajudikasi PTSL.

Lalu, SR yang sekarang menjabat sebagai Penata Pertanahan Pertama Kantah Kota Bekasi. Sementara dulunya menjabat sebagai Waka Fisik Ajudikasi Yuridis.

“Kemudian, AS sekarang di Kota Bekasi. Ini yang terlibat melakukan peminjaman buku. Kemudian, R ini pegawai yang melakukan peminjaman buku dan mindah peta tadi,” ungkap Nusron dalam media gathering di kantornya, Jakarta, Jumat (21/2/2025). Terakhir adalah pegawai BPN yang juga berinisial AS sebagai inisiator yang memindahkan serta mengusulkan atau mengajak yang lainnya. Kemudian, dia dipecat. “Kalau yang atasnya ini yang merestui, kalau yang tim ajudikasi ini karena dia sebagai ketua tim,” tandas Nusron. (Rel)

banner 325x300

You may also like

Leave a Comment

Latest Articles

51 Siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Lulus PTN Jalur Prestasi Lubuk Pakam – Sebanyak 51 siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, berhasil lulus ke sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia melalui jalur prestasi pada tahun ajaran 2025/2026. Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung, didampingi Ketua Komite Sekolah Muriadi, Rabu (8/4/2026). “Sebanyak 51 peserta didik kami diterima di perguruan tinggi negeri tanpa melalui tes, melalui jalur prestasi,” ujar Sari Manurung. Ia menjelaskan, para siswa yang lulus tidak hanya diterima di PTN yang berada di Sumatera Utara, tetapi juga di berbagai perguruan tinggi ternama di luar daerah. Salah satu di antaranya adalah Institut Pertanian Bogor yang menjadi tujuan beberapa siswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Menurut Sari, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta peran aktif tenaga pendidik dalam membimbing dan mempersiapkan peserta didik sejak dini. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Muriadi menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa serta kinerja pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Keberhasilan ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Dengan capaian tersebut, SMA Negeri 2 Lubuk Pakam kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hingga kini pihak sekolah masih melakukan pendataan lanjutan terkait sebaran lengkap perguruan tinggi tujuan para siswa.(*) Teks foto: SMA Negeri 2 Lubuk Pakam.

GOOGLE Picks

 

HORASNEWS.COM

Email us:

costumer services
 
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00