Bus Sleeper Medan–Banda Aceh Kian Diminati, Tawarkan Kenyamanan Bak Hotel Berjalan
Medan
Layanan transportasi darat di Indonesia terus mengalami peningkatan, khususnya pada sektor bus antarkota antarprovinsi (AKAP).
Sejumlah perusahaan otobus (PO) kini berlomba menghadirkan armada bus sleeper dengan fasilitas premium guna meningkatkan kenyamanan penumpang.
Salah satu layanan tersebut hadir pada trayek Medan–Banda Aceh yang menawarkan pengalaman perjalanan berbeda melalui konsep kursi rebahan dengan privasi layaknya hotel kapsul.
Wartawan berkesempatan menjajal langsung layanan bus sleeper menuju Banda Aceh pada Selasa (14/4/2026) malam.
Armada yang digunakan merupakan kelas “Sultan Class” berbasis sasis Mercedes-Benz OH 1526.
Bus ini melayani rute Medan–Banda Aceh dengan harga tiket berkisar antara Rp350.000 hingga Rp400.000. Dengan desain interior modern, setiap kursi dirancang menyerupai kapsul pribadi yang dilengkapi tirai untuk menjaga privasi penumpang.
Sejumlah fasilitas yang tersedia antara lain kursi rebah (reclining seat), bantal, selimut, lampu baca, port USB charger, toilet, serta layanan makanan ringan (snack) selama perjalanan.
Perjalanan dari Medan menuju Banda Aceh ditempuh dalam waktu sekitar sembilan jam. Bus diberangkatkan pukul 20.00 WIB dan tiba di Terminal Batoh, Jalan Teuku Umar, Banda Aceh, sekitar pukul 05.00 WIB.
Dengan kapasitas sekitar 22 penumpang, bus ini memberikan ruang lebih luas bagi pengguna untuk beristirahat selama perjalanan jarak jauh.
“Sembilan jam tembus Medan–Banda, bang,” ujar Dedi, kenek bus sleeper PT HI, saat ditemui di pool bus di Jalan Gagak Hitam, Medan.
Kehadiran bus sleeper dinilai menjadi alternatif transportasi yang kompetitif dibandingkan moda lain seperti pesawat maupun kereta api, khususnya bagi masyarakat yang mengutamakan kenyamanan dan efisiensi biaya dalam perjalanan jarak jauh.
Sejumlah penumpang bus menilai tren peningkatan layanan ini menunjukkan adanya persaingan sehat antar operator, sekaligus mendorong peningkatan standar pelayanan di sektor transportasi darat.(*)
Teks foto:
Bus Antar Kota Antar Propinsi di stasiun Batoh Banda Aceh.
