Home » Warga dan Pelaku Usaha Keluhkan Maraknya Dugaan Pungli Parkir di Deli Serdang

Warga dan Pelaku Usaha Keluhkan Maraknya Dugaan Pungli Parkir di Deli Serdang

by R 1
31 views

Warga dan Pelaku Usaha Keluhkan Maraknya Dugaan Pungli Parkir di Deli Serdang

Lubuk Pakam -horasnews
Masyarakat dan kalangan pelaku usaha di Kabupaten Deli Serdang mengaku resah atas maraknya praktik pengutipan parkir yang diduga dilakukan oleh oknum tidak resmi di sejumlah kecamatan.

Pengutipan disebut-sebut berdalih sebagai setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD), namun warga menduga hanya sebagian kecil yang benar-benar masuk ke kas daerah.

Sejumlah warga menilai praktik tersebut berlangsung secara terbuka dan terkesan dibiarkan.

“Kita berharap aparat penegak hukum serta instansi terkait untuk melakukan penertiban sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,”harap Surya, warga Lubuk Pakam, Rabu (18/2/2026).

Surya pun menambahkan di Kecamatan Tanjung Morawa, beberapa pelaku usaha mengaku mendapat tekanan dari sekelompok orang yang meminta pengelolaan lahan parkir diserahkan kepada mereka.

Seorang pengusaha, yang meminta identitasnya tidak disebutkan, menyatakan penolakan terhadap permintaan tersebut berujung pada aksi intimidasi terhadap pengunjung.

“Pengunjung yang mau belanja sempat diusir dan kendaraan yang hendak parkir diarahkan keluar. Ini sangat merugikan usaha kami,” ujarnya.

Peristiwa serupa disebut terjadi di sejumlah pusat perbelanjaan di kawasan Tanjung Morawa.

Sementara itu di Kecamatan Lubuk Pakam, hampir setiap toko dan tempat usaha disebut memiliki petugas parkir yang melakukan pengutipan. Sejumlah warga mengaku enggan berbelanja karena merasa terbebani biaya parkir.

Selain itu, beberapa pedagang mengeluhkan kenaikan iuran parkir bulanan yang sebelumnya sekitar Rp100 ribu menjadi Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per bulan.

“Kami sekarang dikutip parkir bulanan Rp200 sampai Rp300 ribu. Biasanya Rp100 ribu. Kalau memang itu aturan resmi pemerintah, mungkin tidak masalah. Tapi kami menduga ini kebijakan oknum-oknum tertentu,” ujar Siregar, seorang pedagang di Jalan Thamrin, Lubuk Pakam.

Keluhan juga disampaikan warga terkait tarif parkir sepeda motor di salah satu gerai makanan di Lubuk Pakam yang mencapai Rp3.000.

Warga mempertanyakan besaran setoran resmi ke PAD serta mekanisme pengelolaannya.
Selain pengutipan harian dan bulanan, sejumlah pelaku UMKM mengaku menerima kuitansi pembayaran parkir bulanan yang mencantumkan nama organisasi kemasyarakatan tertentu.

“Kami merasa terpaksa membayar karena khawatir usaha terganggu.
Kami berharap Bupati Asri Ludin Tambunan dapat menaruh perhatian serius terhadap persoalan pengelolaan parkir ini,”harap Amir Cholia.

Sehingga warga meminta adanya penataan sistem parkir yang transparan, akuntabel, serta sesuai regulasi, sehingga tidak merugikan pelaku usaha maupun masyarakat dan dapat benar-benar berkontribusi terhadap peningkatan PAD Kabupaten Deli Serdang.

Menurut keterangan salah seorang staf kantor Camat Lubuk Pakam bahwa Camat Wahyu Rismiana tidak berada di kantor.

“Pak Camat keluar bang,”kata salah satu staf perempuan di kantor Camat Lubuk Pakam saat dikonfirmasi.(“)

Teks foto:
Salah satu kawasan parkir di Lubuk Pakam.

banner 325x300

You may also like

Leave a Comment

Latest Articles

51 Siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Lulus PTN Jalur Prestasi Lubuk Pakam – Sebanyak 51 siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, berhasil lulus ke sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia melalui jalur prestasi pada tahun ajaran 2025/2026. Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung, didampingi Ketua Komite Sekolah Muriadi, Rabu (8/4/2026). “Sebanyak 51 peserta didik kami diterima di perguruan tinggi negeri tanpa melalui tes, melalui jalur prestasi,” ujar Sari Manurung. Ia menjelaskan, para siswa yang lulus tidak hanya diterima di PTN yang berada di Sumatera Utara, tetapi juga di berbagai perguruan tinggi ternama di luar daerah. Salah satu di antaranya adalah Institut Pertanian Bogor yang menjadi tujuan beberapa siswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Menurut Sari, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta peran aktif tenaga pendidik dalam membimbing dan mempersiapkan peserta didik sejak dini. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Muriadi menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa serta kinerja pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Keberhasilan ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Dengan capaian tersebut, SMA Negeri 2 Lubuk Pakam kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hingga kini pihak sekolah masih melakukan pendataan lanjutan terkait sebaran lengkap perguruan tinggi tujuan para siswa.(*) Teks foto: SMA Negeri 2 Lubuk Pakam.

GOOGLE Picks

 

HORASNEWS.COM

Email us:

costumer services
 
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00