Home » LPA Deli Serdang Prihatin Kasus Anak SMA Jadi Pengedar dan Pengguna Ganja, Pendidik Wajib Menjadi Contoh

LPA Deli Serdang Prihatin Kasus Anak SMA Jadi Pengedar dan Pengguna Ganja, Pendidik Wajib Menjadi Contoh

by R 1
34 views

Beringin -horasnews.com

Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menyatakan keprihatinan mendalam atas terungkapnya kasus pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Jaya Krama Kecamatan Beringin yang diduga menjadi pengguna sekaligus pengedar ganja di lingkungan sekolahnya sendiri.

Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik SH, mengatakan peristiwa ini menjadi peringatan keras bagi semua pihak, terutama dunia pendidikan dan keluarga, agar lebih memperhatikan kondisi anak dan lingkungan belajar.

“Kasus seperti ini tidak muncul secara tiba-tiba. Ada beberapa faktor yang patut menjadi perhatian bersama,” ujar Junaidi Malik kepada wartawan, Kamis (6/11/2025).

Menurutnya, lemahnya pengawasan di lingkungan sekolah dan keluarga menjadi salah satu penyebab utama anak kehilangan kontrol dan bimbingan, sehingga mudah mencari pelarian pada hal-hal negatif seperti narkoba. Selain itu, kurangnya kepedulian sekolah terhadap pembinaan karakter siswa turut memperparah situasi.

“Sekolah seharusnya bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan nilai moral dan sosial. Keteladanan guru dan tenaga pendidik sangat penting, karena jika anak melihat perilaku negatif atau sikap cuek dari lingkungannya, mereka kehilangan arah panutan,” jelasnya.

Junaidi juga menyoroti pengaruh tekanan sosial dan pergaulan bebas di kalangan remaja. Anak usia sekolah, katanya, berada pada fase pencarian jati diri dan rentan terpengaruh hal-hal yang dianggap “keren” tanpa memahami risiko hukum dan dampaknya terhadap masa depan.

Sebagai langkah konkret, LPA Deli Serdang meminta pihak sekolah tidak hanya memberikan sanksi administratif, melainkan melakukan tindakan terstruktur dan manusiawi. Di antaranya berkoordinasi dengan BNN, kepolisian, dan Dinas Pendidikan untuk memastikan penanganan hukum dan rehabilitasi dilakukan secara tepat.

Melakukan asesmen psikologis dan sosial terhadap anak yang terlibat agar pembinaan dilakukan secara tepat sasaran. Juga mengaktifkan program pendidikan karakter dan pencegahan narkoba melalui kerja sama dengan lembaga terkait.

Selain itu meningkatkan komunikasi antara guru, orang tua, dan komite sekolah dalam pengawasan perilaku anak.

Mempertegas peran guru sebagai teladan moral bagi peserta didik di dalam dan luar sekolah.

“Anak yang terlibat dalam kasus narkoba bukan hanya pelaku, tetapi juga korban dari sistem yang lalai memberi perlindungan dan bimbingan. Pendekatannya harus rehabilitatif, bukan semata represif,” ucap Junaidi.

Ia menambahkan, sekolah harus kembali menjadi tempat yang aman, bersih, dan menyenangkan bagi anak-anak. Pendidikan karakter dan pengawasan harus diperkuat, sementara para pendidik wajib menjadi contoh nyata dalam perilaku dan etika.

LPA Deli Serdang menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan sekolah, aparat penegak hukum, serta dinas terkait dalam memberikan pendampingan, perlindungan, dan kesempatan bagi anak untuk memperbaiki diri.

“Melindungi anak adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Junaidi Malik.(*)

Teks foto:
Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deli Serdang, Junaidi Malik SH.

banner 325x300

You may also like

Leave a Comment

Latest Articles

51 Siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Lulus PTN Jalur Prestasi Lubuk Pakam – Sebanyak 51 siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, berhasil lulus ke sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia melalui jalur prestasi pada tahun ajaran 2025/2026. Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung, didampingi Ketua Komite Sekolah Muriadi, Rabu (8/4/2026). “Sebanyak 51 peserta didik kami diterima di perguruan tinggi negeri tanpa melalui tes, melalui jalur prestasi,” ujar Sari Manurung. Ia menjelaskan, para siswa yang lulus tidak hanya diterima di PTN yang berada di Sumatera Utara, tetapi juga di berbagai perguruan tinggi ternama di luar daerah. Salah satu di antaranya adalah Institut Pertanian Bogor yang menjadi tujuan beberapa siswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Menurut Sari, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta peran aktif tenaga pendidik dalam membimbing dan mempersiapkan peserta didik sejak dini. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Muriadi menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa serta kinerja pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Keberhasilan ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Dengan capaian tersebut, SMA Negeri 2 Lubuk Pakam kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hingga kini pihak sekolah masih melakukan pendataan lanjutan terkait sebaran lengkap perguruan tinggi tujuan para siswa.(*) Teks foto: SMA Negeri 2 Lubuk Pakam.

GOOGLE Picks

 

HORASNEWS.COM

Email us:

costumer services
 
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00