Home » Kejatisu Geledah Disdikbud dan BKPAD Tebingtinggi, Usut Dugaan Korupsi Pengadaan PTI Rp14 Miliar

Kejatisu Geledah Disdikbud dan BKPAD Tebingtinggi, Usut Dugaan Korupsi Pengadaan PTI Rp14 Miliar

by R 1
31 views

Horas News, Kejaksaan Tinggi (Kejatisu) Sumatera Utara melakukan pengeledahan di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Kantor Badan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BKPAD) Kota Tebingtinggi, Kamis (30/10/2025)

Pantauan harianSIB.com, tim Kejatisu yang didampingi tim dari Kejaksaan Negeri Tebingtinggi melakukan pengeledahan pertama di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tebingtinggi kemudian dilanjutkan ke kantor BKPAD.

 

 

Pengeledahan tersebut, sesuai informasi yang dihimpun harianSIB.com, adalah terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Papan Tulis Interaktif (PTI) di Dinas Pendidikan Kota Tebingtinggi yang dilaksanakan pada akhir anggaran 2024, namun dibayarkan pada Januari 2025 melalui APBD TA 2025

Kasus PTI ini sebelumnya telah jadi perbincangan di Kota Tebingtinggi dan sesuai informasi yang dihimpun, untuk dana kegiatan ini Pemko Tebingtinggi telah melakukan pergeseran BTT senilai Rp 14 Milliar lebih untuk menutup pembayaran pengadaan PTI SMP Negeri yang dilaksanakan akhir 2024.

Kasi Penyidikan Kejaksaan Tinggi Sumatera Arif Khadarman SH saat dikonfirmasi SIB disela-sela pengeledahan di kantor BKPAD Pemko Tebingtinggi membenarkan bahwa pihaknya melakukan pengeledahan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sera BKPAD Tebingtinggi untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti terkait dugaan kasus korupsi pengadaan Papan Tulis Interaktif (PTI) untuk SMP Negeri di Kota Tebingtinggi.

Kepada awak media, Arif menyampaikan anggaran PTI adalah sekitar Rp 14 milliar pada TA 2024 dan kerugian negara belum bisa disampaikan karena pihaknya masih mencari dan mengumpulkan alat bukti.

banner 325x300

You may also like

Leave a Comment

Latest Articles

51 Siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Lulus PTN Jalur Prestasi Lubuk Pakam – Sebanyak 51 siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, berhasil lulus ke sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia melalui jalur prestasi pada tahun ajaran 2025/2026. Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung, didampingi Ketua Komite Sekolah Muriadi, Rabu (8/4/2026). “Sebanyak 51 peserta didik kami diterima di perguruan tinggi negeri tanpa melalui tes, melalui jalur prestasi,” ujar Sari Manurung. Ia menjelaskan, para siswa yang lulus tidak hanya diterima di PTN yang berada di Sumatera Utara, tetapi juga di berbagai perguruan tinggi ternama di luar daerah. Salah satu di antaranya adalah Institut Pertanian Bogor yang menjadi tujuan beberapa siswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Menurut Sari, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta peran aktif tenaga pendidik dalam membimbing dan mempersiapkan peserta didik sejak dini. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Muriadi menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa serta kinerja pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Keberhasilan ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Dengan capaian tersebut, SMA Negeri 2 Lubuk Pakam kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hingga kini pihak sekolah masih melakukan pendataan lanjutan terkait sebaran lengkap perguruan tinggi tujuan para siswa.(*) Teks foto: SMA Negeri 2 Lubuk Pakam.

GOOGLE Picks

 

HORASNEWS.COM

Email us:

costumer services
 
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00