Home » LKS Versi Fotokopi di SMPN 3 Tanjung Morawa Dikeluhkan Orang Tua Murid

LKS Versi Fotokopi di SMPN 3 Tanjung Morawa Dikeluhkan Orang Tua Murid

by R 1
64 views

Lubuk Pakam – Sejumlah orang tua murid SMP Negeri 3 Tanjung Morawa mengeluhkan penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKS) versi fotokopi yang tetap membebani biaya tambahan bagi siswa.

Keluhan ini muncul setelah sebelumnya orang tua sempat menyoroti kewajiban membeli LKS dari pihak rekanan dengan harga Rp15.000 hingga Rp20.000 per buku. Meski kini metode pengadaannya diubah menjadi fotokopi, orang tua masih harus merogoh kocek hingga Rp16.000 untuk satu LKS.

“Sekarang kami diminta untuk memfotokopi LKS sendiri, biayanya mencapai Rp16.000 untuk sebuah LKS,” ungkap sejumlah orang tua murid yang enggan disebutkan namanya, Kamis (17/9/2025).

Menanggapi hal ini, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Deli Serdang, Irwansyah Putra, menegaskan bahwa kebutuhan buku di sekolah dibiayai melalui Dana BOS (Biaya Operasional Sekolah).

“Sudah saya konfirmasi ke kepala sekolah. Buku itu dibiayai Dana BOS,” jelas Irwansyah melalui pesan WhatsApp kepada wartawan.

Sebagaimana diatur dalam regulasi pendidikan, pemerintah melarang praktik penjualan LKS di lingkungan sekolah. LKS tidak bersifat wajib dan tidak boleh diperjualbelikan kepada siswa, guna mencegah pungutan liar serta menjaga prinsip pendidikan gratis yang merata.

Dengan keluhan ini, orang tua berharap Dinas Pendidikan Deli Serdang melakukan pengawasan lebih ketat agar praktik serupa tidak kembali membebani siswa dan wali murid.

banner 325x300

You may also like

Leave a Comment

Latest Articles

51 Siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Lulus PTN Jalur Prestasi Lubuk Pakam – Sebanyak 51 siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, berhasil lulus ke sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia melalui jalur prestasi pada tahun ajaran 2025/2026. Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung, didampingi Ketua Komite Sekolah Muriadi, Rabu (8/4/2026). “Sebanyak 51 peserta didik kami diterima di perguruan tinggi negeri tanpa melalui tes, melalui jalur prestasi,” ujar Sari Manurung. Ia menjelaskan, para siswa yang lulus tidak hanya diterima di PTN yang berada di Sumatera Utara, tetapi juga di berbagai perguruan tinggi ternama di luar daerah. Salah satu di antaranya adalah Institut Pertanian Bogor yang menjadi tujuan beberapa siswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Menurut Sari, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta peran aktif tenaga pendidik dalam membimbing dan mempersiapkan peserta didik sejak dini. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Muriadi menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa serta kinerja pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Keberhasilan ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Dengan capaian tersebut, SMA Negeri 2 Lubuk Pakam kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hingga kini pihak sekolah masih melakukan pendataan lanjutan terkait sebaran lengkap perguruan tinggi tujuan para siswa.(*) Teks foto: SMA Negeri 2 Lubuk Pakam.

GOOGLE Picks

 

HORASNEWS.COM

Email us:

costumer services
 
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00