Home » Warganet Ikut Telusuri Kejanggalan Penemuan Kerangka Manusia di Asrama Polsek Ujungpangkah

Warganet Ikut Telusuri Kejanggalan Penemuan Kerangka Manusia di Asrama Polsek Ujungpangkah

by atvinfo
15.6K views

Gresik – Kasus penemuan kerangka manusia dalam mobil sedan di area Asrama Polsek Ujungpangkah, Gresik, Senin (10/3/2025) lalu, semakin meluas dan menghebohkan publik.

Terutama setelah sejumlah akun mengunggah informasi mengenai kasus ini di media sosial X. Warganet pun ramai menanggapi dengan beragam spekulasi dan teori.

Salah satu akun X yang menjelaskan kronologi penemuan kerangka manusia di mobil milik mantan Kanitreskrim Polsek Ujungpangkah, Aipda Yudi Setiawan, tersebut yakni @creepyroom.

Ratusan komentar warganet membanjiri unggahan tersebut.

“wkwkwkwkw secara nalar aja sih, kagak mungkin kagak bau ada mayat busuk bertahun2. ya emang sengaja aja gk di gubris. dan mobil mangkrak emng gk pengen gt manasin mobilnya? dan ngambil aki dari mobil lawas ya jelas aki-nga udh tekor kalo gk dipanasin. drama-nya jelek bener,” ujar akun @bru******.

“Gw yakin nih asrama polisi 50ha luasnya, tdk ada penjagaan sama sekali, jd klo ada mobil terparkir ya ga akan ada yg ngeh. Dan satu lagi yg paling pasti, cctv di asrama polisi ini udh pasti rusak semua,” kata akun @Hana******.

“Aspol di desaku ini letaknya di pinggir jalan raya. Sebelum kejadian ini, saya masih sering melihat ada yang menempati aspol tersebut. Tapi kok baru ketahuan sekarang?” tulis akun @spaab***** yang mengaku sebagai warga sekitar.

Warganet bahkan mencoba menelusuri Google Street View untuk mencari petunjuk terkait keberadaan mobil tempat ditemukannya kerangka tersebut.

Salah satu akun menemukan bahwa satu tahun lalu terdapat mobil merah yang terparkir di belakang sedan tempat penemuan kerangka manusia itu.

“Mobil merah adalah kunci,” timpal akun lain.

“Itu Mobil merah mangkal gitu kayak sengaja nutupi,” tulis komentar lain.

“foto tahun 2023 mapsnya ya, mobil parkir menghalangi civic, jadi kejadian ada kerangka antara setelah itu sampai ditemukan,” tambah warganet.

Hingga kini, pemilik mobil merah tersebut masih menjadi misteri. Belum diketahui pasti apakah mobil merah tersebut turut masuk dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Sebelumnya, kerangka tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang staf honorer Polsek Ujungpangkah, Gita Nurani, saat hendak memeriksa kondisi aki kendaraan atas permintaan pemilik mobil, Yudi Setiawan, mantan Kanit Reskrim Ujungpangkah yang kini bertugas di Polsek Panceng.

Saat membuka pintu depan, Gita terkejut menemukan kerangka manusia di jok depan sebelah kiri.

Penemuan ini langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Tim forensik dari Polda Jatim dan RS Ibnu Sina Gresik segera melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan penyebab kematian korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, jasad tersebut dipastikan berjenis kelamin laki-laki.

Hasil sementara menunjukkan ciri-ciri fisik kerangka tersebut memiliki rambut hitam lurus sepanjang 7 cm, kelainan pada tulang jari kiri dan kanan, serta kondisi gigi rahang atas tonggos dan geraham bawah hilang sebelum meninggal. Diperkirakan berusia 50-60 tahun berdasarkan pemeriksaan gigi dan tulang.

Kapolres Gresik, AKBP Rovan Ricard Mahenu, menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa saksi-saksi di sekitar asrama.

“Hasil forensik akan segera kami sampaikan setelah uji DNA selesai,” ungkap Kapolres, Rabu (12/3/2025).

Polisi kini tengah mencocokkan temuan ini dengan data orang-orang yang sering beraktivitas di sekitar Asrama Polsek Ujungpangkah.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait penemuan ini untuk segera menghubungi Polsek Ujungpangkah atau Satreskrim Polres Gresik. (RED)

banner 325x300

You may also like

Leave a Comment

Latest Articles

51 Siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Lulus PTN Jalur Prestasi Lubuk Pakam – Sebanyak 51 siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, berhasil lulus ke sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia melalui jalur prestasi pada tahun ajaran 2025/2026. Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung, didampingi Ketua Komite Sekolah Muriadi, Rabu (8/4/2026). “Sebanyak 51 peserta didik kami diterima di perguruan tinggi negeri tanpa melalui tes, melalui jalur prestasi,” ujar Sari Manurung. Ia menjelaskan, para siswa yang lulus tidak hanya diterima di PTN yang berada di Sumatera Utara, tetapi juga di berbagai perguruan tinggi ternama di luar daerah. Salah satu di antaranya adalah Institut Pertanian Bogor yang menjadi tujuan beberapa siswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Menurut Sari, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta peran aktif tenaga pendidik dalam membimbing dan mempersiapkan peserta didik sejak dini. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Muriadi menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa serta kinerja pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Keberhasilan ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Dengan capaian tersebut, SMA Negeri 2 Lubuk Pakam kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hingga kini pihak sekolah masih melakukan pendataan lanjutan terkait sebaran lengkap perguruan tinggi tujuan para siswa.(*) Teks foto: SMA Negeri 2 Lubuk Pakam.

GOOGLE Picks

 

HORASNEWS.COM

Email us:

costumer services
 
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00