Home » Kontraversi Pernyataan Kemendes Soal “Wartawan Bodrek”

Kontraversi Pernyataan Kemendes Soal “Wartawan Bodrek”

by atvinfo
154 views

Sumatera Utara: Kontraversi pernyataan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Yandri Susanto, mengenai “wartawan bodrek” dan LSM menuai perhatian.

Sementara, Praktisi Hukum (Lawyer) Firnando D.D Pangaribuan, SH mengatakan bahwa hal tersebut jelas jelas menghina profesi, “Itu sudah penghinaan profesi, karena kerja wartawan dan LSM dilindungi undang undang dan peraturan pemerintah, kalau ada oknum yang menyalahi dapat dilaporkan” Tegasnya.

Firnando D.D Pangaribuan, SH minta copot menteri Menteri Desa dan harus minta maaf kepada profesi Propesi Wartawan dan LSM di seluruh Indonesia, karena telah menghina profesi lain.

Wartawan dan LSM itu juga dilindungi undang undang kalau ada yang seperti dibilang menteri tersebut itu oknum oknum tidak boleh mengglobalkan semuanya seperti itu
Firnando juga mengajak insan pers untuk tidak merespons secara berlebihan, tetapi justru menjadikannya sebagai motivasi untuk meningkatkan profesionalisme.

“Jadikan ini sebagai dorongan untuk menjadi wartawan yang profesional, ,” ungkap Firnando.

“Jika ada kejadian di desa, wartawan barulah mendatangi desa untuk konfirmasi. Tugas wartawan adalah mencari dan menulis berita,” jelasnya.

Polemik ini kembali menyoroti pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme di kalangan wartawan dan LSM, yang memegang peran penting sebagai kontrol sosial dan pengawas pembangunan di tingkat desa. (Rel)

banner 325x300

You may also like

Leave a Comment

Latest Articles

51 Siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Lulus PTN Jalur Prestasi Lubuk Pakam – Sebanyak 51 siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, berhasil lulus ke sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia melalui jalur prestasi pada tahun ajaran 2025/2026. Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung, didampingi Ketua Komite Sekolah Muriadi, Rabu (8/4/2026). “Sebanyak 51 peserta didik kami diterima di perguruan tinggi negeri tanpa melalui tes, melalui jalur prestasi,” ujar Sari Manurung. Ia menjelaskan, para siswa yang lulus tidak hanya diterima di PTN yang berada di Sumatera Utara, tetapi juga di berbagai perguruan tinggi ternama di luar daerah. Salah satu di antaranya adalah Institut Pertanian Bogor yang menjadi tujuan beberapa siswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Menurut Sari, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta peran aktif tenaga pendidik dalam membimbing dan mempersiapkan peserta didik sejak dini. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Muriadi menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa serta kinerja pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Keberhasilan ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Dengan capaian tersebut, SMA Negeri 2 Lubuk Pakam kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hingga kini pihak sekolah masih melakukan pendataan lanjutan terkait sebaran lengkap perguruan tinggi tujuan para siswa.(*) Teks foto: SMA Negeri 2 Lubuk Pakam.

GOOGLE Picks

 

HORASNEWS.COM

Email us:

costumer services
 
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00