Home » Tambang Emas Ilegal di Mandalika Mencuat, Produksi 3 Kg Sehari

Tambang Emas Ilegal di Mandalika Mencuat, Produksi 3 Kg Sehari

by R 1
38 views

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya tambang emas ilegal yang beroperasi tak jauh dari kawasan Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dalam sehari, tambang ilegal tersebut mampu memproduksi hingga 3 kilogram.

“Itu luar biasa, ternyata bisa 3 kg emas satu hari. Hanya satu jam dari Mandalika,” kata Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi KPK Wilayah V, Dian Patria, di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Selasa (21/10/2025).

Penemuan ini menjadi indikasi adanya praktik pertambangan besar tanpa izin di wilayah yang seharusnya diawasi ketat karena dekat dengan destinasi wisata superprioritas.

Meski belum menyimpulkan adanya tindak pidana korupsi, KPK menegaskan pentingnya penegakan hukum di sektor kehutanan dan lingkungan.

“Kemudian kita koordinasi segala macam, kita dampingi. Jadi kita ke lapangan, ya, kita mengajak. Jadi kalau kami di Korsup (atau) koordinasi supervisi, pencegahan bisa lebih luas lagi,” ujar Dian.

KPK melalui Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah V telah turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum untuk menindak tegas para pelaku tambang ilegal.

Dian mengaku terkejut mengetahui adanya aktivitas tambang emas ilegal di Lombok, apalagi letaknya sangat dekat dari kawasan wisata Mandalika.

Tambang itu disebut memiliki peralatan modern dan pekerja yang sebagian besar tidak bisa berbahasa Indonesia. “Kalau beberapa yang saya ketemu kok rakyatnya enggak bisa bahasa Indonesia. Jadi enggak tahu rakyatnya yang mana ini maksudnya,” katanya.

banner 325x300

You may also like

Leave a Comment

Latest Articles

51 Siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Lulus PTN Jalur Prestasi Lubuk Pakam – Sebanyak 51 siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, berhasil lulus ke sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia melalui jalur prestasi pada tahun ajaran 2025/2026. Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung, didampingi Ketua Komite Sekolah Muriadi, Rabu (8/4/2026). “Sebanyak 51 peserta didik kami diterima di perguruan tinggi negeri tanpa melalui tes, melalui jalur prestasi,” ujar Sari Manurung. Ia menjelaskan, para siswa yang lulus tidak hanya diterima di PTN yang berada di Sumatera Utara, tetapi juga di berbagai perguruan tinggi ternama di luar daerah. Salah satu di antaranya adalah Institut Pertanian Bogor yang menjadi tujuan beberapa siswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Menurut Sari, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta peran aktif tenaga pendidik dalam membimbing dan mempersiapkan peserta didik sejak dini. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Muriadi menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa serta kinerja pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Keberhasilan ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Dengan capaian tersebut, SMA Negeri 2 Lubuk Pakam kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hingga kini pihak sekolah masih melakukan pendataan lanjutan terkait sebaran lengkap perguruan tinggi tujuan para siswa.(*) Teks foto: SMA Negeri 2 Lubuk Pakam.

GOOGLE Picks

 

HORASNEWS.COM

Email us:

costumer services
 
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00