Home » PTPN IV Bantah Dugaan Pengeroyokan Warga di Kebun Tanjung Garbus, Ini Klarifikasinya

PTPN IV Bantah Dugaan Pengeroyokan Warga di Kebun Tanjung Garbus, Ini Klarifikasinya

by R 1
91 views

Lubuk Pakam -horasnews
Manajemen Kebun Tanjung Garbus PTPN IV Regional 2 membantah adanya dugaan pengeroyokan terhadap seorang warga di areal Afdeling IV, sebagaimana informasi yang sempat beredar di masyarakat.

Manager Kebun Tanjung Garbus PTPN IV Regional 2, Zulfahmi, menegaskan informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan klarifikasi resmi agar pemberitaan yang diterima publik bersifat berimbang dan akurat.

“Perlu kami tegaskan bahwa tidak pernah terjadi pemukulan terhadap korban oleh siapa pun dari pihak kebun, baik oleh personel BKO maupun petugas keamanan,” ujar Zulfahmi, Minggu (18/1/2026).

Zulfahmi menjelaskan, berdasarkan kronologi kejadian pada Kamis (15/1/2026) malam, pihak kebun mendapati adanya kehilangan Tandan Buah Segar (TBS) di areal Afdeling IV.

Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Pengamanan Kebun melakukan patroli dan menemukan indikasi aktivitas pencurian.

“Tim kemudian melakukan pengejaran terhadap oknum yang diduga melakukan pencurian yang bergerak ke arah Kampung Kramat Gajah. Tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan aset perusahaan dan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku,” jelasnya.

Terkait isu pengeroyokan, Zulfahmi menyebut informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Ia menegaskan bahwa di lokasi kejadian hanya terjadi adu mulut dan saling dorong tanpa adanya kekerasan fisik.

“Fakta di lapangan menunjukkan tidak ada pemukulan. Yang terjadi hanya adu mulut dan dorong-dorongan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Zulfahmi menyampaikan pada malam kejadian pihak kebun mengedepankan penyelesaian secara persuasif dan kekeluargaan. Mediasi antara pihak kebun dan pihak warga telah dilaksanakan pada hari yang sama dengan melibatkan unsur terkait.

“Mediasi berlangsung kondusif dan berakhir secara damai, ditandai dengan saling pengertian serta bersalaman antara kedua belah pihak sebagai simbol penyelesaian tanpa konflik lanjutan,” katanya.

Manajemen Kebun Tanjung Garbus juga menyayangkan adanya pemberitaan sepihak yang dinilai tidak melakukan konfirmasi secara utuh sehingga berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

Sebagai informasi tambahan, Zulfahmi mengungkapkan bahwa pada 25 Desember 2025, tim pengamanan kebun sempat menggagalkan upaya pencurian TBS di Afdeling IV dengan mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan satu karung TBS.

“Namun saat itu, tim pengamanan didatangi sekelompok orang yang membawa senjata tajam dan mengambil paksa barang bukti yang telah diamankan,” ungkapnya.

Zulfahmi menegaskan komitmen perusahaan untuk selalu menjunjung tinggi penegakan hukum, menghormati hak masyarakat, serta mengedepankan penyelesaian masalah secara humanis dan dialogis.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami duduk perkara yang sebenarnya dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” tandasnya.

Manajemen Kebun Tanjung Garbus PTPN IV Regional 2 menyatakan tetap terbuka dalam memberikan informasi yang dibutuhkan serta mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan fakta, bukan opini yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.(sembiring)

Teks foto:
Manajemen Kebun Tanjung Garbus PTPN IV Bantah Dugaan Pengeroyokan Warga

Deli Serdang, MISTAR.ID
Manajemen Kebun Tanjung Garbus PTPN IV Regional 2 membantah adanya dugaan pengeroyokan terhadap seorang warga di areal Afdeling IV, sebagaimana informasi yang sempat beredar di masyarakat.

Manager Kebun Tanjung Garbus PTPN IV Regional 2, Zulfahmi, menegaskan informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Oleh karena itu, pihaknya menyampaikan klarifikasi resmi agar pemberitaan yang diterima publik bersifat berimbang dan akurat.

“Perlu kami tegaskan bahwa tidak pernah terjadi pemukulan terhadap korban oleh siapa pun dari pihak kebun, baik oleh personel BKO maupun petugas keamanan,” ujar Zulfahmi, Minggu (18/1/2026).

Zulfahmi menjelaskan, berdasarkan kronologi kejadian pada Kamis (15/1/2026) malam, pihak kebun mendapati adanya kehilangan Tandan Buah Segar (TBS) di areal Afdeling IV.

Menindaklanjuti hal tersebut, Tim Pengamanan Kebun melakukan patroli dan menemukan indikasi aktivitas pencurian.

“Tim kemudian melakukan pengejaran terhadap oknum yang diduga melakukan pencurian yang bergerak ke arah Kampung Kramat Gajah. Tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya pengamanan aset perusahaan dan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku,” jelasnya.

Terkait isu pengeroyokan, Zulfahmi menyebut informasi tersebut tidak benar dan menyesatkan. Ia menegaskan bahwa di lokasi kejadian hanya terjadi adu mulut dan saling dorong tanpa adanya kekerasan fisik.

“Fakta di lapangan menunjukkan tidak ada pemukulan. Yang terjadi hanya adu mulut dan dorong-dorongan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Zulfahmi menyampaikan pada malam kejadian pihak kebun mengedepankan penyelesaian secara persuasif dan kekeluargaan. Mediasi antara pihak kebun dan pihak warga telah dilaksanakan pada hari yang sama dengan melibatkan unsur terkait.

“Mediasi berlangsung kondusif dan berakhir secara damai, ditandai dengan saling pengertian serta bersalaman antara kedua belah pihak sebagai simbol penyelesaian tanpa konflik lanjutan,” katanya.

Manajemen Kebun Tanjung Garbus juga menyayangkan adanya pemberitaan sepihak yang dinilai tidak melakukan konfirmasi secara utuh sehingga berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.

Sebagai informasi tambahan, Zulfahmi mengungkapkan bahwa pada 25 Desember 2025, tim pengamanan kebun sempat menggagalkan upaya pencurian TBS di Afdeling IV dengan mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan satu karung TBS.

“Namun saat itu, tim pengamanan didatangi sekelompok orang yang membawa senjata tajam dan mengambil paksa barang bukti yang telah diamankan,” ungkapnya.

Zulfahmi menegaskan komitmen perusahaan untuk selalu menjunjung tinggi penegakan hukum, menghormati hak masyarakat, serta mengedepankan penyelesaian masalah secara humanis dan dialogis.

“Kami berharap masyarakat dapat memahami duduk perkara yang sebenarnya dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” tandasnya.

Manajemen Kebun Tanjung Garbus PTPN IV Regional 2 menyatakan tetap terbuka dalam memberikan informasi yang dibutuhkan serta mengajak seluruh pihak untuk mengedepankan fakta, bukan opini yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.(*)

Teks foto:
Managemen Kebun Tanjung Garbus menjenguk warga yang mengaku menjadi korban di RSUD Amri Tambunan Lubuk Pakam.

banner 325x300

You may also like

Leave a Comment

Latest Articles

51 Siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam Lulus PTN Jalur Prestasi Lubuk Pakam – Sebanyak 51 siswa SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, berhasil lulus ke sejumlah perguruan tinggi negeri (PTN) di Indonesia melalui jalur prestasi pada tahun ajaran 2025/2026. Hal tersebut disampaikan Kepala SMA Negeri 2 Lubuk Pakam, Sari Manurung, didampingi Ketua Komite Sekolah Muriadi, Rabu (8/4/2026). “Sebanyak 51 peserta didik kami diterima di perguruan tinggi negeri tanpa melalui tes, melalui jalur prestasi,” ujar Sari Manurung. Ia menjelaskan, para siswa yang lulus tidak hanya diterima di PTN yang berada di Sumatera Utara, tetapi juga di berbagai perguruan tinggi ternama di luar daerah. Salah satu di antaranya adalah Institut Pertanian Bogor yang menjadi tujuan beberapa siswa dalam melanjutkan pendidikan tinggi. Menurut Sari, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta peran aktif tenaga pendidik dalam membimbing dan mempersiapkan peserta didik sejak dini. Pihak sekolah berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan akademik maupun non-akademik. Sementara itu, Ketua Komite Sekolah Muriadi menyampaikan apresiasi atas capaian para siswa serta kinerja pihak sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan. “Keberhasilan ini diharapkan dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya. Dengan capaian tersebut, SMA Negeri 2 Lubuk Pakam kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mampu bersaing dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hingga kini pihak sekolah masih melakukan pendataan lanjutan terkait sebaran lengkap perguruan tinggi tujuan para siswa.(*) Teks foto: SMA Negeri 2 Lubuk Pakam.

GOOGLE Picks

 

HORASNEWS.COM

Email us:

costumer services
 
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00