Home » Puluhan Siswa SD di Medan Estate Demo ke DPRD Deli Serdang Tolak Penutupan Sekolah

Puluhan Siswa SD di Medan Estate Demo ke DPRD Deli Serdang Tolak Penutupan Sekolah

by R 1
42 views

Lubuk Pakam –
Puluhan murid dari tiga Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, bersama para orang tua, melakukan aksi unjuk rasa ke Kantor DPRD Deli Serdang, Rabu (8/10/2025) sore.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pembongkaran dan penutupan tiga sekolah, SDN 105293, SDN 106808, dan SDN 101778 di Desa Medan Estate.

Informasi diperoleh menyebutkan lahan sekolah tersebut akan dijual untuk pengembangan kompleks vihara, sementara para siswa diminta pindah ke sekolah lain di Desa Laut Dendang, sekitar 4 kilometer dari lokasi semula.

Para orang tua dan siswa berharap DPRD Deli Serdang dapat memberikan solusi agar sekolah mereka tidak ditutup. Setibanya di kantor DPRD, massa diterima oleh sejumlah anggota dewan dan diarahkan ke ruang pertemuan untuk berdialog dan menyampaikan aspirasi.

Seorang wali murid yang hadir dalam aksi tersebut mengungkapkan kondisi sekolah saat ini sangat memprihatinkan.

“Sekolah sudah tidak layak, anak-anak ada yang duduk di lantai, satu meja dipakai tiga siswa, kalau gelap tak boleh hidupkan lampu. Kamar mandi pun rusak dan menjijikkan,” ujar salah seorang orang tua siswa.

Orang tua lainnya, Reza, juga menyampaikan keberatan atas kebijakan pemindahan siswa yang disebut dilakukan secara sepihak.

“Kami dipaksa kepala sekolah untuk memindahkan anak-anak ke sekolah lain dengan alasan sekolah ditutup. Tapi kami tidak setuju, karena sekolah yang dituju jauh, empat kilometer dari rumah kami,” ucap Reza saat dialog dengan anggota DPRD.

Menurut para orang tua, ada lebih dari seratus siswa yang akan digabung (grouping) ke sekolah lain. Namun mereka menolak rencana tersebut dan meminta agar pemerintah daerah melakukan rehabilitasi sekolah agar kembali layak digunakan.

Mereka juga menyesalkan tidak adanya sosialisasi resmi dari pihak pemerintah atau Dinas Pendidikan Deli Serdang terkait rencana penutupan dan pemindahan siswa.

Warga bahkan mendengar kabar bahwa lahan sekolah akan dijual, meski belum ada keterangan resmi dari pihak terkait.

Menanggapi hal tersebut, Merry Afrida Sitepu, anggota DPRD Deli Serdang yang menerima aspirasi massa, menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti persoalan ini.

“Kami wajib memfasilitasi permasalahan masyarakat. Semua poin aspirasi sudah kami terima dan akan segera kami tindak lanjuti. Dalam waktu dekat, kami akan memanggil pihak terkait untuk rapat dengar pendapat (RDP) dan melakukan peninjauan lapangan,” kata Merry.

Merry juga memastikan DPRD Deli Serdang akan meminta klarifikasi dari Dinas Pendidikan dan pihak-pihak lain yang terlibat agar permasalahan ini bisa diselesaikan secara adil dan transparan.

banner 325x300

You may also like

Leave a Comment

Latest Articles

Mudik Aman Berbagi Harapan, PTPN 1 Regional 1 Lepas Tiga Bus Mudik Gratis Tanjung Morawa – Region Head PT Perkebunan Nusantara I Regional 1, Wispramono Budiman bersama Operation Head Ganda Wiatmaja melepas keberangkatan tiga unit bus mudik gratis bagi masyarakat dan keluarga besar PTPN yang akan pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri, Selasa (17/3). Pelepasan dilakukan di halaman Kantor PTPN I Regional 1 di Tanjung Morawa. Dalam sambutannya, Wispramono Budiman menyampaikan harapannya agar para peserta mudik dapat menempuh perjalanan dengan aman serta menikmati momen Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. “Selamat jalan, semoga sampai di tujuan dengan aman dan dapat menikmati Lebaran di kampung halaman bersama keluarga,” ujarnya saat melepas rombongan pemudik. Operation Head PTPN I Regional 1, Ganda Wiatmaja, mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat, khususnya mereka yang akan merayakan Idulfitri di kampung halaman. Menurutnya, selama ini PTPN 1 Regional 1 hanya berpartisipasi dalam program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Namun pada tahun ini, perusahaan untuk pertama kalinya menyelenggarakan program mudik gratis secara mandiri dengan menyiapkan tiga unit bus bagi masyarakat. Adapun tiga bus yang disediakan melayani beberapa rute perjalanan, yakni satu bus menuju Pekanbaru, Riau, melalui rute Labuhan Batu, dan dua bus lainnya menuju Bukit Tinggi, Sumatera Barat, melalui rute Padang Sidempuan. “Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memberikan alternatif transportasi yang lebih aman bagi para pemudik dibandingkan menggunakan sepeda motor dan mengurangi jumlah kepadatan kendaraan mudik di jalan,” kata Ganda. Ia menambahkan, program mudik gratis ini direncanakan menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan melalui PTPN 1 Regional 1 sebagai bagian dari program yang diinisiasi oleh Danantara dan BP BUMN yang melibatkan PTPN Group. Manajemen Regional 1 berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Sejalan dengan harapan Manajemen Regional 1, salah seorang masyarakat yang ikut dalam rombongan mudik gratis dengan tujuan Bukit Tinggi, Erwin mengatakan kami dari masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada PTPN I yang telah mengadakan mudik lebaran bersama rombongan keluarga kita semua. “Kita berharap di tahun-tahun berikutnya masih bisa dilaksanakan mudik gratis ini”harap Erwin. Acara pelepasan Mudik gratis PTPN I Regional 1 ini juga dihadiri Kepala Bagian dan seluruh karyawan karyawati PTPN I Regional 1 Tanjung Morawa.(*) Teks foto: PTPN I Regional 1 melepas keberangkatan tiga unit bus mudik gratis bagi masyarakat dan keluarga besar perusahaan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dugaan Korupsi Dana BOS SMKN 1 Lubuk Pakam Naik ke Tahap Penyidikan Kejari Deli Serdang Lubuk Pakam – Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang meningkatkan penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan buku yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Lubuk Pakam ke tahap penyidikan. Perkembangan tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang, Sapta Putra, melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Deli Serdang, Roby Syahputra, didampingi tim Pidana Khusus (Pidsus) saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/3/2026). Roby menjelaskan, sebelumnya kasus tersebut masih berada pada tahap penyelidikan. Namun setelah dilakukan pengumpulan data dan bahan keterangan, perkara tersebut kini resmi naik ke tahap penyidikan. “Kasus ini sebelumnya dalam tahap penyelidikan dan sekarang sudah masuk ke tahap penyidikan,” ujar Roby. Ia mengatakan dugaan tindak pidana korupsi tersebut berkaitan dengan pengadaan buku yang dibiayai dari dana BOS yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, tim Pidsus Kejari Deli Serdang masih terus bekerja untuk mendalami perkara tersebut, termasuk mengumpulkan alat bukti serta memeriksa pihak-pihak yang terkait. “Terkait pengadaan buku ini, tim Pidsus masih terus bekerja. Untuk perkembangannya nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan wartawan,” katanya. Sementara itu, terkait potensi kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tersebut, Roby menyebutkan hingga saat ini belum dapat dipastikan karena masih dalam proses penyidikan. Ia menambahkan bahwa nominal kerugian negara akan diketahui setelah proses pemeriksaan dan perhitungan oleh pihak yang berwenang selesai dilakukan. “Untuk kerugian negara saat ini belum dipaparkan, karena tim Pidsus Kejari Deli Serdang masih bekerja dalam melakukan penyidikan kasus tersebut,” tambahnya.(*) Teks foto: SMK Negeri 1 Lubuk Pakam.

GOOGLE Picks

 

HORASNEWS.COM

Email us:

costumer services
 
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00