ASN BPBD Deli Serdang Keluhkan Jadwal Piket dan Dugaan Pemotongan Dana Operasional
Lubuk Pakam –
Sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Deli Serdang mengeluhkan kebijakan pembagian jadwal piket yang dinilai sebagian pegawai tidak mempertimbangkan aspek keagamaan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, beberapa pegawai beragama Islam tetap dijadwalkan piket pada momen Hari Raya Idulfitri. Kondisi tersebut dinilai berbeda dengan kebijakan pada masa pimpinan sebelumnya yang disebut lebih menyesuaikan jadwal kerja dengan hari besar keagamaan.
Selain persoalan jadwal piket, sejumlah ASN juga mengungkapkan adanya dugaan pemotongan dana operasional pegawai hingga sekitar 20 persen.
Mereka menilai kebijakan tersebut berbeda dengan yang diterapkan pada masa kepala dinas sebelumnya yang disebut tidak memberlakukan pemotongan serupa.
Para ASN yang menyampaikan keluhan tersebut meminta agar identitas mereka tidak dipublikasikan. Mereka berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman, baik di lingkungan internal maupun di tengah masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Deli Serdang, Mukti Ali Harahap, menyampaikan bahwa terkait dana operasional saat ini telah ditransfer kepada penerima.
“Sekarang sudah ditransfer ke penerima. Untuk lebih jelasnya bisa berkomunikasi dengan sekretaris,” ujar Mukti Ali Harahap.
Sementara itu, Sekretaris BPBD Deli Serdang, Agus Salim Pane menjelaskan bahwa jadwal piket tersebut masih dalam konsep dan belum diterbitkan begitu juga dengan potongan dana operasional. Yang membuat jadwal piket tersebut Kabag Operasional.
“Dana operasional mana yang dipotong. Karena dana operasional belum ada turun dan cair. Tahun lalu dana operasional langsung ditranfer ke rekening masing-masing,”jelas Pane.(*)
Teks foto:
Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Deli Serdang.
