Home » Bupati dan DPRD Deliserdang Dituntut Tindak Tegas PT AK Terkait Dugaan Kebocoran PAD Rp5 Miliar

Bupati dan DPRD Deliserdang Dituntut Tindak Tegas PT AK Terkait Dugaan Kebocoran PAD Rp5 Miliar

by R 1
35 views

Horas News, Sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat menuntut Bupati Deliserdang dan DPRD Deliserdang untuk menindak tegas dugaan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai kurang lebih Rp 5 Miliar dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan retribusi di PT Antara Kusuma.

Tuntutan itu disampaikan elemen mahasiswa dan masyarakat mengatasnamakan Koalisi Mahasiswa dan Masyarakat Anti Korupsi (Kommasi) Sumatera Utara (Sumut) yang melakukan aksi demo, Senin (20/10).

Pantauan horas news, Kommasi mulai melakukan aksinya Kantor DPRD Deliserdang dan Kantor Bupati Deliserdang dengan datang menumpang angkutan umum dan membawa spanduk bertuliskan tuntutan yang harus direalisasikan oleh DPRD dan Pemkab Deliserdang.

Pada orasinya dengan menggunakan alat pengeras suara dan tulisan diatas spanduk, massa Kommasi menuding PT Antara Kusuma (AK) Tanjungmorawa, telah melakukan tindakan yang merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Deliserdang dari pajak dan retribusi, hingga mencapai sekira 5 miliar.

Adapun berbagai temuan dan pembahasan ditengah masyarakat, Kommasi Sumut menuding bahwa PT Antara Kusuma membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tidak sesuai dengan luas tanah pada sertifikat. Tidak memberikan jaminan pelayanan kesehatan dan bersikap sewenang-wenang kepada karyawan atau pekerja.

Selanjutnya, beberapa bangunan tidak memiliki izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), luas bangunan tidak terdaftar di Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang (SPPT), pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tidak sesuai dengan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) yang berlaku saat ini, tidak memiliki izin dan tidak membayar retribusi Air Bawah Tanah (ABT) ketentuan sesuai

Selain itu, Kommasi Sumut menuding PT Antara Kusuma bekerjasama dengan oknum pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Deliserdang, untuk tidak memvalidasi dan mengukur ulang seluruh luas tanah dan bangunan.

Dengan itu, Kommasi Sumut meminta dan mendesak Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan melalui Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), memeriksa dan mencabut izin operasionalnya.

Meminta Bupati Deliserdang melalui Bapenda untuk memvalidasi dan mengukur ulang seluruh tanah dan bangunan milik perusahaan dan membongkar bangunan yang tidak memiliki Izin PBG.

Mendesak DPRD Deliserdang melalui Pansus PAD, agar secepatnya melakukan intestigasi ke lapangan dan mengaudit seluruh dokumen data perpajakan.

Selain itu massa juga meminta

agar Kejaksaan Tinggi (Kejati Sumut) untuk secepatnya memeriksa sekaligus menindak PT Antara Kusuma dengan oknum pegawai Bapenda Deliserdang.

Menanggapi hal itu, anggota Pansus PAD DPRD Deliserdang, Zul Amri ST mengatakan pihaknya menampung tuntutan dan aspirasi Kommasi Sumut. Sudah 6 bulan pihaknya serius melakukan investigasi di beberapa perusahaan yang tersebar di Deliserdang, diantaranya KIM Mabar.

Zul Amri berjanji akan mengelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait itu, dan meminta agar perwakilan Kommasi Sumut bersedia menghadiri RDP terkait rencana Pansus PAD untuk meningkatkan PAD Deliserdang. “Nanti akan kita undang perwakilan dari Adek Mahasiswa ikut menghadiri RDP,” katanya

banner 325x300

You may also like

Leave a Comment

Latest Articles

Mudik Aman Berbagi Harapan, PTPN 1 Regional 1 Lepas Tiga Bus Mudik Gratis Tanjung Morawa – Region Head PT Perkebunan Nusantara I Regional 1, Wispramono Budiman bersama Operation Head Ganda Wiatmaja melepas keberangkatan tiga unit bus mudik gratis bagi masyarakat dan keluarga besar PTPN yang akan pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri, Selasa (17/3). Pelepasan dilakukan di halaman Kantor PTPN I Regional 1 di Tanjung Morawa. Dalam sambutannya, Wispramono Budiman menyampaikan harapannya agar para peserta mudik dapat menempuh perjalanan dengan aman serta menikmati momen Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. “Selamat jalan, semoga sampai di tujuan dengan aman dan dapat menikmati Lebaran di kampung halaman bersama keluarga,” ujarnya saat melepas rombongan pemudik. Operation Head PTPN I Regional 1, Ganda Wiatmaja, mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat, khususnya mereka yang akan merayakan Idulfitri di kampung halaman. Menurutnya, selama ini PTPN 1 Regional 1 hanya berpartisipasi dalam program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Namun pada tahun ini, perusahaan untuk pertama kalinya menyelenggarakan program mudik gratis secara mandiri dengan menyiapkan tiga unit bus bagi masyarakat. Adapun tiga bus yang disediakan melayani beberapa rute perjalanan, yakni satu bus menuju Pekanbaru, Riau, melalui rute Labuhan Batu, dan dua bus lainnya menuju Bukit Tinggi, Sumatera Barat, melalui rute Padang Sidempuan. “Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memberikan alternatif transportasi yang lebih aman bagi para pemudik dibandingkan menggunakan sepeda motor dan mengurangi jumlah kepadatan kendaraan mudik di jalan,” kata Ganda. Ia menambahkan, program mudik gratis ini direncanakan menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan melalui PTPN 1 Regional 1 sebagai bagian dari program yang diinisiasi oleh Danantara dan BP BUMN yang melibatkan PTPN Group. Manajemen Regional 1 berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Sejalan dengan harapan Manajemen Regional 1, salah seorang masyarakat yang ikut dalam rombongan mudik gratis dengan tujuan Bukit Tinggi, Erwin mengatakan kami dari masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada PTPN I yang telah mengadakan mudik lebaran bersama rombongan keluarga kita semua. “Kita berharap di tahun-tahun berikutnya masih bisa dilaksanakan mudik gratis ini”harap Erwin. Acara pelepasan Mudik gratis PTPN I Regional 1 ini juga dihadiri Kepala Bagian dan seluruh karyawan karyawati PTPN I Regional 1 Tanjung Morawa.(*) Teks foto: PTPN I Regional 1 melepas keberangkatan tiga unit bus mudik gratis bagi masyarakat dan keluarga besar perusahaan menjelang Hari Raya Idulfitri.
Dugaan Korupsi Dana BOS SMKN 1 Lubuk Pakam Naik ke Tahap Penyidikan Kejari Deli Serdang Lubuk Pakam – Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang meningkatkan penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan buku yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Lubuk Pakam ke tahap penyidikan. Perkembangan tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang, Sapta Putra, melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Deli Serdang, Roby Syahputra, didampingi tim Pidana Khusus (Pidsus) saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/3/2026). Roby menjelaskan, sebelumnya kasus tersebut masih berada pada tahap penyelidikan. Namun setelah dilakukan pengumpulan data dan bahan keterangan, perkara tersebut kini resmi naik ke tahap penyidikan. “Kasus ini sebelumnya dalam tahap penyelidikan dan sekarang sudah masuk ke tahap penyidikan,” ujar Roby. Ia mengatakan dugaan tindak pidana korupsi tersebut berkaitan dengan pengadaan buku yang dibiayai dari dana BOS yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, tim Pidsus Kejari Deli Serdang masih terus bekerja untuk mendalami perkara tersebut, termasuk mengumpulkan alat bukti serta memeriksa pihak-pihak yang terkait. “Terkait pengadaan buku ini, tim Pidsus masih terus bekerja. Untuk perkembangannya nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan wartawan,” katanya. Sementara itu, terkait potensi kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tersebut, Roby menyebutkan hingga saat ini belum dapat dipastikan karena masih dalam proses penyidikan. Ia menambahkan bahwa nominal kerugian negara akan diketahui setelah proses pemeriksaan dan perhitungan oleh pihak yang berwenang selesai dilakukan. “Untuk kerugian negara saat ini belum dipaparkan, karena tim Pidsus Kejari Deli Serdang masih bekerja dalam melakukan penyidikan kasus tersebut,” tambahnya.(*) Teks foto: SMK Negeri 1 Lubuk Pakam.

GOOGLE Picks

 

HORASNEWS.COM

Email us:

costumer services
 
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
-
00:00
00:00
Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00