Wacana Provinsi Sumatera Tenggara Mulai Bergulir

2726
Lahmuddin Siregar

HORASNEWS.COM-Wacana pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara (Sumteng) mulai bergulir. Para perantau mulai bersuara mendesak pemerintah pusat segera merealisasikan percepatan pemekaran Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

Sudah sempat tenggelam karena moratorium pemekaran daerah, kembali digulirkan di kalangan perantau asal Sumatera Utara (Sumut). Dorongan pemekaran ini bertujuan mensejahterakan masyarakat di Sumut.

Lahmuddin Siregar, SKM, SIP, MIP, tokoh perantau asal Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumut, di Kota Padang, Sumatera Barat, mendesak pemerintah pusat untuk segera mencabut moratorium pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB).

“Urgensi dari pemekaran Sumatra Utara (Sumut) untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di daerah Tapanuli bagian Selatan. Daerah Tabagsel ini (Kota Padang Sidempuan, Kab. Padang Lawas Utara, Kab. Tapanuli Selatan, Kab. Padang Lawas, Kab. Mandailing Natal dan Rencana Pemekaran Kab. Pantai Barat Mandailing) masih membutuhkan sentuhan dan perhatian besar dari pemerintah pusat,” ujar Lahmuddin, yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Padang Bolak, di Padang, Kamis (25/07/2019).

Jika dilakukan pemekaran Sumut, kata Lahmuddin, otomatis pelayanan di berbagai aspek akan cepat dan lancar dan perekonomian masyarakat akan meningkat dengan pesat. Misalnya, masalah kesehatan, pendidikan dan infrastruktur, dan lain sebagainya.

“Secara umum daerah Tapanuli bagian Selatan masih boleh dikatakan tertinggal dengan daerah lain, untuk itu salah satunya adalah dekatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Potensi untuk mendukung Provinsi Sumatera Tenggara, lanjut Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) USU ini,  diantaranya, Bandara Aek Godang, Pelabuhan Sibolga dan Pelabuhan Batahan di Kabupaten Mandailing Natal dan daerah Tabagsel sebagai Destinasi wisata.

Rencana pemekaran ini akan menyatukan setidaknya lima daerah di wilayah Tapanuli, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara dan Mandailing Natal. Rencananya, ibu kota provinsi baru ini akan dipusatkan di Padangsidimpuan.

Sumatera Tenggara bukan satu-satunya daerah yang ingin menjadi daerah otonomi baru. Hingga Januari 2019, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan sudah ada aspirasi 314 usulan Daerah Otonomi Baru (DOB). (red)