UNP Tuan Rumah Turnamen Tenis Perguruan Tinggi se-Indonesia

17

HORASNEWS.COM-Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatra Barat mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Turnamen Tenis antar Alumni Perguruan Tinggi (PT) se-Indonesia, dimulai tanggal 26-29 Juli 2019 mendatang.

Turnamen tenis yang digelar setiap tahun itu nantinya akan diikuti 16 IKA PT dengan jumlah lebih kurang 217 peserta. Diantaranya diikuti oleh mantan atlet-atlet nasional yang juga lulusan dari perguruan tinggi di Indonesia.

Prof Dr Syahrial Bakhtiar M. Pd pembantu Rektor V UNP, target pada turnamen tenis antar alumni sendiri, jika tahun sebelumnya berada di peringkat 6 dan 7, untuk tahun 2019 akan menargetkan di posisi 4 atau 5 nasional.

“Peserta seriap PTN minimal 10 orang sampai 20 orang keabsahan peserta sangat diperlukan, daftar pemain dan usia harus ditanda tangani oleh pejabat atau pengurus alumni PT masing-masing”, terangnya

Di antara Universitas peserta yang akan berpartisipasi adalah Selain UNP sebagai tuan rumah ada Universitas Gajah Mada (UGM), UI, ITB, IPB, UNPAD, ITS, UII, Universitas Brawijaya, dan Universitas Negeri Yogyakarta.

“Adapun persyaratan teknis peserta, adalah lulusan Diploma, S1, S2, dan S3 dan dibuktikan dengan ijazah, fotocopy/scan, harus diserahkan kepada panitia paling lambat tanggal 8 Juli pada saat Technical Meeting”, Ujar Syahrial Bakhtiar.

Turut hadir dalam keterangan pers selain Syahrial Bakhtiar juga Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan, Dr. Alnedral dan Ketua pertandingan turnamen tenis PTN se-Indonesia Apri Agus serta Iluni UNP yang terlibat. S

Sedangkan Ketua pelaksana Agus Apri mengatakan, para peserta sendiri tidak dibatasi dengan usia boleh berapa saja dan nantinya akan dikelompokkan pada umur peserta masing-masing, untuk pendaftaran sendiri tidak dipungut biaya.

“Untuk hadiah tahun ini, Juara 1 dan 2 sebanyak Rp 8 Juta, Juara 3 Rp 6 Juta, sedangkan juara 4 sebanyak Rp 5 Juta rupiah”, tutup Apri Agus.

Nantinya UNP juga memfasilitasi peserta melakukan City Tour di Ranah Minang dengan dua alternatif tempat berbeda, Kota Bukittinggi dan Pulau Mandeh di Pesisir Selatan. (rel)