Try Sutrisno: Bangsa tidak Boleh Tinggalkan Khasanah Daerah

134
Try Sutrisno

HORASNEWS.COM-Wakil Presiden ke 6, tahun 1993-1998, Try Sutrisno terus mengangkat potensi filosofi daerah sebagai acuan pendidikan nasional ke depan. Maju dan mundurnya bangsa sangat tergantung kepada pendidikan.

Demikian dikatakan Try Sutrisno, setelah mengikuti pelantikan pengurus Dewan Harian Daerah (DHD) Badan Pembudayaan Kejuangan 45, Sumbar dan Seminar Nasional tema, “ Relevansi Pemikiran Engku Muhammad Sjafe’i untuk Pendidikan Nasional, “ di Gubernuran Sumbar, Jalan Sudirman, Kota Padang, Selasa (27/08/2019).

Menurut dia, konsep pendidikan yang dijalankan Engku Muhammad Sjafe’i tidak boleh ditinggalkan, karena masih kondisional untuk memajukan pendidikan saat ini.

“Kita tidak boleh meninggalkan khasanah-khasanan bangsa ini, karena tokoh pendidikan bangsa ini memiliki pikiran sangat dalam,  luas dan bermutu,” ujarnya.

Menurut dia, kini saatnya bangsa Indoensai bangkit. Semua  potensi daerah harus digali dan ditampilkan karena pemikiran putra bangsa ini di dunia pendidikan sangat bagus.

Dia mencontohkan Engku Muhammad Sjafe’I di tahun 1926. Dia telah mendidik putra-putri bangsa ini menjadi tampil sejati. “Maju dan mundurnya bangsa Indonesia tergantung mutu pendidikan,” ujarnya.

Hadir narasumber dalam seminar ini, Mustika Zed dari Universitas Negeri Padang (UNP), Adif Alfikri Kadis Pendidikan Sumbar, Asma Adnan dari Universitas Andalas, Syamsul Rahim dan Ali Mukni(red)