Serak Gulo, Tradisi India Kota Padang

23

HORASNEWS.COM-Tradisi serak gulo atau tebar gula warga keturunan India di Kota Padang, Sumatra Bara satu-satunya di Indonesia. Serak gula ini bentuk rasa syukur atas rezeki sepanjang tahun.

Ribuan berdesak-desakan memperebutkan gulo atau gula yang dilepar dari atas mesjid Muhammadan, di kawasan Pondok, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatra Barat, Selasa (5/2/2019) sore.

Warga ini bukan saja keturuan India saja, tetapi warga Kota Padang yang datang dari berbagai kelurahan. Juga terlihat para turis manca negara dan etnis tionghoa.

Mereka berdesak-desakan memperebutkan gula yang dibungkus dengan kain berwarna warni. Isi gula per bungkus ini rata-rata dua ons.

Kali ini, penitia menyebarkan 8 ton gula. Gula ini dikumpulkan dari warga keturunan India di Kota Padang. Tradisi ini dihelat setiap 1 Jumadil Akhir Hijriah.

Ada tiga negara yang melakukan tradisi serak gulo ini. Selain di India, tepatnya di Nagarsarif, Patinam India Selatan juga ada di Indonesia dan Singapura.

Tradisi ini berasal dari daerah Nagore Sharif, Nagapattinam, Provinsi Tamil Nadu, India bagian Selatan. Tradisi ini sudah digelar ratusan tahun lalu.

Tradisi serak gulo ini merupakan perpaduan antara kebudayaan India dan ajaran Islam. Makanya, sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki sepanjang tahun.

Gula merupakan simbol keberkahan. Setiap makanan yang ada di India selalu memakai gula atau rasa manis di dalamnya.

Tradisi ini juga dipercaya sebagai peringatan kelahiran Sauhul Hamid. Dia merupakan salah seorang tokoh penyebar Islam di India.

Tradisi warga keturuan India ini menjadi ikon wisata baru Pemerintah Kota Padang, karena keunikannya.

Ketua Himpunan Keluarga Muhammadan Padang, Ali Khan Abubakar mengatakan, tahun ini pihaknya membagikan sebanyak 8 ton gula pasir.

Menurut dia, tradisi ini hanya digelar du tiga negara di dunia, Padang-Indonesia adalah salah satunya, “Di negara lain di Singapura dan India,” katanya.

Perayaan Serak Gulo ini digelar setiap tanggal 1 Jummadil Akhir dalam tahun hijriah, dan di tahun 2019 ini pelaksanaannya bertepatan dengan tahun baru Imlek.(red)

INI VIDEONYA: