PT KAI Permudah Pembelian Tiket di Sumbar

185

HORASNEWS.COM-PT Kereta Api Indonesia (KAI) membuat kebijakan baru untuk layanan kereta api lokal atau jarak dekat. Mulai 1 September 2019, KA Divre II Sumatera Barat (Sumbar) memberlakukan aplikasi KAI Access untuk pembelian tiket lebih mudah.

Sementara untuk pembelian tiket melalui loket di stasiun, KAI menetapkan hanya bisa dilakukan tiga jam sebelum jadwal keberangkatan. Hal ini dilakukan agar pemesanan tiket melalui aplikasi KAI Access terlayani dan diprioritaskan terlebih dahulu.

“Beli tiket ke loket masih bisa, tapi tiga jam sebelum berangkat, dan itupun jika tikenya masih tersedia. Kita utamakan pemesan di aplikasi dulu,” kata Kadivre II Sumbar Insan Kesuma saat ditemui, Jumat sore (30/8/2019) di Padang.

Menurutnya, tujuan pemberlakuan penjualan tiket melalui aplikasi KAI Access ini, untuk memaksimalkan pelayanan, memberi kemudahan bagi masyarakat, serta mengurangi penumpukan antrean di loket. Melalui aplikasi ini, penumpang bisa memesan tiket dimana dan kapan saja.

“Selama inikan sering terjadi antrean panjang di loket-loket, jadi untuk menghindari itu kita beralih ke online. Mesan tiket lebih mudah, dan aplikasinya bisa diunduh di playstore,” terang Insan.

Terkait pemesanan tiket melalui KAI Access ini, bisa dilakukan tujuh hari sebelum keberangkatan. Setelah membeli tiket melalui aplikasi ini, tidak perlu lagi mencetak boarding pass di stasiun. Calon penumpang cukup menunjukkan boarding pass elektrik yang diperoleh seusai pemesanan tiket.

Ia menjelaskan, sistem pembelian tiket melalui KAI Access ini sama seperti membeli tiket pesawat diberbagai platform digital. Bedanya, tiketnya nanti dalam bentuk kode QR yang dipindai oleh petugas di stasiun sebelum calon penumpang memasuki area keberangkatan.

“Saat ini pembelian tiket melalui KAI Access ini belum bisa dalam jumlah banyak atau rombongan. Tapi terkait harga tiket melalui KAI Access dan loket masih sama, tapi kemungkinan nanti ada perbedadaan harga,” katanya.

Namun untuk metode pembayaran harga tiket, bisa dilakukan melalui e-wallet (dompet elektronik) LinkAja. Sehingga disarankan calon penumpang harus menginstal aplikasi LinkAja, untuk memudahkan pembayaran saat pemesanan tiket tersebut.

Menurutnya, ada tiga jenis KA lokal di Sumbar yang melayani penumpang, diantaranya Sibinuang dengan rute Padang-Naras Kota Pariaman, Minangkabau Ekspress rute Padang-Bandara Internasional Minangkabau (BIM), dan Lembah Anai rute Katu Tanam-BIM Padang Pariaman.

Ia juga menyampaikan, saat ini jumlah penumpang di Stasiun KA Padang per harinya mencapai 2.700 orang penumpang. Maka untuk melayani jumlah tersebut ke depannya, terus meningkatkan keandalan aplikasinya, termasuk memperbesar bandwith, agar bisa diakses lebih cepat dan terjamin 24 jam.

“Sejak Maret kemarin aplikasi ini sudah ada, tapi penggunanya didominasi generasi muda yang terbiasa dengan gadget. Kalau bagi orang tua yang terbiasa ke loket, juga masih kita layani,” ungkap Insan.(REL)