Perdagangan Ternak Hewan Qur’ban Turun 25 Persen

21

HORASNEWS.COM– Perdagang ternak hewan qurban di sentral perdagangan ternak Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, masih sepi. Menurut pedagang, tahun ini ada penurunan penjualan ternak  mencapai 25 persen, jika dibandingkan tahun lalu.

Pasar ternak Sungai Sarik, Nagari Sungai Sarik, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, sentral perdagangan ternak terbesar di Provinsi Sumatra Barat.

Seminggu menjelang hari raya qur’ban tahun 2019 ini, denyut pasar ini belum bergeliat, jika dibandingkan tahun lalu. Aktivitas transaksi jual beli ternak masih sepi atau biasa-biasa saja.

“Saat ini masih sepih dan belum ada kenaikan seminggu menjelang hari raya idul adha,” ujar Herwin Sabata, pengelola pasar ternak Sungai Sarik, di Padang Pariaman, Sumbar, Kamis (1/8/2019).

Biasanya, dua minggu menjelang hari raya qur’ban, para pedagang dari berbagai daerah sudah berdatangan ke lokasi ini. Mereka membeli ternak dan dikirim ke daerah lain, seperti Sumatra Utara dan Riau.

Menurut Herwin Sabata, saat ini terjadi penurunan transaksi ternak mencapai 25 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Dia tidak mengetahui secara pasti penyebab penurunan ini.

Jika dibandingkan denga harga, menurut Herwin, tidak ada kenaikan jika dibandingan dengan tahun lalu. Misalnya, harga ternak kambing masih kisaran Rp 1.300.000-Rp 1.700.000 per ekor, tergantung besaran atau umur kambing.

Begitu juga dengan harga sapi dan kerbau, masih standar seperti tahun lalu kirasan Rp 15 juta hingga Rp 18 juta per ekor, tergantung besar dan umur ternaknya. (red)