Peralatan Shelter Tsunami Dicuri

54

HORASNEWS.COM-Alat perlengkapan dan pendukung tempat evakuasi tsunami atau shelter di bibir pantai Kota Padang, Sumatra Barat, dicuri dan dirusak orang tidak bertanggungjawab. Sementara Kota Padang salah satu daerah berpotensi cukup besar bencana alam, gempa bumi dan tsunami.

Shelter di jalan Sumatera, Kelurahan Ulak Karang Timur, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatra Barat ini salah satu tempat evakuasi gempa bumi dan tsunami di Kota Padang. Jika terjadi gempa bumi diiringi dengan tsunami, gedung bertingkat lima ini tempat warga menyelamtkan diri.

Tetapi, disayangkan, peralatan pendukung di shelter ini sudah banyak dirusak dan dicuri orang yang tidak bertanggungjawab. Misalnya, BTS tempat menyimpan energy listrik sudah tidak ada lagi, kabel-kabel listrik sudah dicopot atau dicuri.

Selain itu, kabel tembaga dan stop kontak lampupun sudah banyak rusak. Diperkirakan total kerugian akibat pencurian ini mencapai Rp 100 juta.

Menurut Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pencegahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Hendri, hilangnya peralatan pendukung di shelter ini berdampak kepada ancaman banyak korban jiwa. Misalnya, sirine di selter ini tidak berfungsi karena listriknya tidak ada.

Sejauh ini, shelter ini belum diserahkan sepenuhnya oleh Badang Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ke Kota Padang. “Jika diserahkan kami bisa memelihara dan mengawasi tangan-tangan jahil di selter ini,” ujar Hendri.

Dia berharap agar masyarakat sekitar bisa menjaga bersama peralatan pendukung di shelter ini, sehingga jika terjadi bencana alam gempa bumi dan tsunami bisa terkoneksi dengan masyarakat. (red)

loading...