Pemerintah Jokowi Cetak Belasan Ribu Hektar Sawah di Sumbar

20

HORASNEWS.COM—Pemerintahan Joko Widodo telah mencetak belasan ribu hektar sawah baru di Sumatra Barat. Menurut Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maryadi Utama, tahun ini menuntaskan irigasi di Tanah Datar dan akan mengairi ribuan hektar lahan pertanian.

Penegasan itu disampaikan Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatra V, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Maryadi Utama, setelah rapat koordinasi kepala-kepala daerah  kepada wartawan di Kota Padang, Sumatra Barat, kemarin (10/4/2019).

Menurut Maryadi Utama, empat tahun kepemimpinan Joko Widodo, perhatiannya ke Sumatra Barat sangat serius. Terutama ketahanan pangan dan pembangunan inprastruktur pertanian. Misalnya, dibangunnya sejumlah irigasi di beberapa kota dan kabupaten berdampak pada bertambahnya lahan pertanian sebagai garapan warga.

Dia mencontohnya, pembangunan irigasi di Batang Anai tahap II di Kabupaten Padang Pariaman. Irigasi ini sudah mengairi 3.000 hektar lahan persawahan warga. Kemudian membangun irigasi Batang Bayang di Kabupaten Pasaman Barat dengan mengairi 3.200 hektar sawah.

“Khusus Batang Sinamar di Kabupaten Tanah Datar akan selesai tahun ini untuk mengairi 1.200 hektar sawah. Khusus irigasi Sawah Laweh di Pesisir Selatan akan selesai tahun ini akan mengairi 3.250 hektar. Sedangkan dalam desainnya adalah Batang Tongar Rao, Kabupaten Pasaman,” kata Maryadi.

Dengan dibangunnya sejumlah irigasi di kabupaten dan kota, masyarakat bisa menanam padi tiga kali setahun dan tidak tergantung kepada hujan. “Masyarakat sangat menyambut baik pembangunan irigasi di daerah-daerah,” katanya.

Menurut dia, penyerapan dana SDA di Sumbar mengalami kenaikan cukup signifikan dari tahun ke tahun.  Misalnya, dari tahun 2016 anggaran Rp 850 miliar, naik di tahun 2017 menjadi Rp 950 miliar dan tahun 2019 meningkat menjadi  Rp 1,2 trilun.(red)