Pasca Pengumuman KPU, Ini Kesepakatan Ulama di Sumbar

4930

HORASNEWS.COM-Pasca pengumuman hasil Pemilu Presiden dan Legislatif, para ulama di Sumatra Barar menggelar pertemuan (Multaqo). Ulama ini menyepakati tidak akan terpancing dengan provokasi politik yang menghancurkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Pertemuan ulama, buya , ustadz dan cendikiawan se-Sumatra Barat ini berlangsung di Hotel Rangkayo Basa, Kota Padang, Sumatra Barat, Selasa (21/05/2019) sore. Diantaranya, Mas’ud Abidin dan Zainal.

Ada enam poin kesepakatan ulama, yang dibacakan Tamrin, diantaranya, para ulama menyepakati agar tidak turun ke jalan pasca pengumuman hasil Pemilu Presiden dan Legislatif yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Mereka juga menolak adanya provokasi yang menghancurkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka mengajak masyarakat untuk menghormati keputusan KPU tentang hasil Pemilu 17 April lalu.

Para ulama juga mengatakan, pardu A’in (wajib) bagi ummat muslim menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka juga berterima kasih kepada kepolisian dan TNI yang menjaga kedualatan dan perpecahan di tengah masayrakat sebelum dan pasca pemilu.

Sementara itu, Buya Mas’ud Abidin mengajak masyarakat agar tetap teguh dan berbesar hati menerima hasil keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terhadap hasil Pilpres dan Pileg 17 April 2019. (red)

loading...