MK Tolak Gugatan Partai Golkar di Dapil Sumut 2

80

HORASNEWS.COM-Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan Partai Golkar, objek sengketa Daerah Pemilihan (Dapil) Sumuatra Utara 2. Hakim MK menilai, berdasarkan bukti dan saksi terbukti masalah yang didalilkan termohon telah diselesaikan pada saat rekapitulasi secara berjenjang.

Hakim Ketua MK Anwar Usman dalam membacakan putusan, menolak permohonan untuk selain dan selebihnya. Gugatan nomor perkara 173-04-02/PHPU.DPR-DPRD/XVII/2019 PHP Umum DPR-DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut), dibacakan, Jumat (9/8/2019) di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Golkar mengatakan, jumlah suara caleg DPR partai Golkar nomor urut 1 Dapil Sumatera Utara 2, Rambe Kamarul Zaman mengalami pengurangan suara.

Gugatan Golkar, pengurangan suara untuk Kamarul terjadi pada tingkat kecamatan, yaitu sebanyak 2.009 suara, dari yang seharusnya 54.250 suara. Namun, disebutkan KPU hanya menetapkan perolehan suara sebanyak 52.441 suara.

Kehilangan suara ini, disebut terjadi di 3 kecamatan, Kecamatan Lahomi, Kecamatan Lolofitu Moi dan Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat.

Mahkamah menyebut, berdasarkan bukti dan saksi terbukti masalah yang didalilkan termohon telah diselesaikan pada saat rekapitulasi secara berjenjang. Tidak terbukti terjadi adanya pengurangan suara terhadap Kamarul.

Berdasarkan seluruh pertimbangan di atas menurut hakim, sesungguhnya persoalan yang didalilkan oleh pemohon telah diselesaikan dalam proses rekapitulasi secara berjenjang.

“Oleh karena itu, dalil pemohon mengenai adanya pengurangan suara pemohon sejumlah 2.009 suara di Kabupaten Nias Selatan tidak terbukti,” ujar hakim. (red)