Membatik Mandiri Bagi Warga Binaan di Lapas

16

HORASNEWS.COM-Pemerintah Kota Tanjung Balai, Sumatra Utara melakukan kerjasama denan Lapas Kelas II Pulau Simardan. Kerjasama ini dibidang kemandirian membatik bagi warga binaan.

Wali Kota Tanjungbalai, Sumatra Utara M Syahrial  menghadiri pemberian penghargaan Anubhawa Sasaba Kelurahan/Desa oleh Menteri Hukum dan HAM Yasona, di Halaman Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan (Jumat, 7/12/2018).

Wali Kota H.M Syahrial berharap Kerjasama antara Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Pulau Simardan acara

Penandatangan perjanjian kerjasama ini nantinya selain dapat meningkatkan hubungan secara kelembagaan juga akan meningkatkan kemampuan keterampilan bagi warga binaan dalam hal pembatikan dan kerajinan kulit kerang.

Lebih lanjut, diakuinya bahwa pihaknya dalam hal ini Dinas Perindag dan Dekranasda sudah beberapa kali melakukan Pelatihan Keterampilan Membatik bagi Warga Binaan yang langsung dilatih oleh Ketua Dekranasda Tanjungbalai Hj.Sri Silvisa Novita.

“Dari hasil pengamatan kita, keinginan dan antusias dari warga binaan sangat baik. Pemko Tanjungbalai berharap nantinya para warga binaan yang ikut pelatihan Membatik dan Kerajinan Kulit kerang akan bertambah sehingga ketika mereka bebas dari masa tahanan tidak lagi kesulitan untuk mencari pekerjaan karena bagi para warga binaan yang telah mahir Dekranasda siap menampung mereka bekerja di Produksi Batik Kito Tanjungbalai,” sebut Wali Kota.

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota Tanjungbalai didampingi Ketua TP.PKK yang juga Ketua Dekranasda Kota Tanjungbalai memperlihatkan Produk Batik Kito kepada Menkumham Yasonna H Laoly disaksikan Kakanwil Kemenkumham Sumut Drs. Priadi BC, IP, M.Sc, Kalapas Kelas II B Pulau Simardan Jayanta, A.Md.IP, SH. Batik Kito Tanjungbalai hasilnya sangat bagus dan Luar Biasa, terus ditingkatkan dan sukses selalu buat Kota Tanjungbalai dan Batik Kito, sebut Pak Menkumham tadi saat pertemuan. (rel)