KPU Sumbar Sosialisasi Pemilu di Kampung Nelayan

37
Anggota KPU Sumbar Gebril Daulai sengan memberikan materi sosialisasi pendidikan pemilih di Pemilu 2019

HORASNEWS.COM-Pentingnya eksistensi perempuan dalam membangun demokrasi elektoral yang sehat dan berkualitas. Karena pada dasarnya manusia baik laki-laki maupun perempuan punya hak yang sama dan setara dalam politik hal ini diungkapkan anggota KPU Sumbar Gebril Daulai , saat melakukan sosialisasi pendidikan pemilih perempuan bersama Komunitas Nurani Perempuan Women Crisis Centre di Pasia Nan Tigo Koto Tangah Padang, Sabtu 26-1-2019.

Dihadapan 120 orang lebih pemilih perempuan, Gebril Daulai mengatakan kontribusi perempuan untuk mewujudkan partisipasi pemilih sebesar 77.5 persen menjadi signifikan. Dari sisi jumlah pemilih perempuan untuk wilayah Sumatera Barat lebih banyak di banding pemilih laki-laki.

“Pastikan terdaftar sebagai pemilih. Bagi masyarakat yang belum terdaftar masih bisa diberi kesempatan untuk masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK). Untuk pemilih yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)tetapi sudah memiliki KTP-el agar segera melapor ke PPS paling lambat 10 april 2019 dengan membawa bukti ontentik KTP-el “ujar Gebril.

Sementara itu, untuk proses pindah memilih Gebril mengatakan, dapat di urus di PPS atau KPU Kab/Kota asal atau di KPU Kab/Kota tujuan paling lambat 12 Maret 2019

“Data Pemilu 2014 suara tidak sah dalam pileg cukup tinggi mencapai 6.2 persen. Maka dari itu, perlu kecermatan dalam mencoblos agar suaranya absah. Surat suara yg besar dan huruf dengan ukuran nomor urut dan nama calon antara 10 sampai 12 pt membutuhkan kecermatan agar dalam waktu singkat pemilih dapat menemukan peserta pemilu dan atau kandidat yg akan dipilih. Dan menggunakan waktu secara efektif dan efisien saat berada berada dalam bilik suara” katanya.

Gebril menambahkan, untuk mengenal lebih detail tentang peserta Pemilu visi misi dan programnya tentu pemilih harus proaktif mencari tahu dengan menggunakan berbagai media yang tersedia seperti pemberitaan di media massa, forum diskusi, mengunjungi alamat web peserta pemilu, berdialog dengan peserta lewat akun-akun medsos yg mereka miliki, mengikuti kegiatan kampanye yg digelar oleh peserta pemilu dan lain sebagainya.

Sementara itu, Yefri Heriani, Direktur Nurani Perempuan Women  Centre mengucapkan terima kasih kepada KPU Sumbar dengan adanya kegiatan sosialisasi pendidikan pemilih bersama kaum perempuan dikampung Nelayan, Pasir Jambak, Padang.

Bahwa perempuan harus cerdas dalam menentukan pilihan, jangan mudah terperdaya dengan penampilan atau janji-janji muluk dari calon. Ini demi menghasilkan pemimpin yang berkualitas.

“Jadilah pemilih yang rasional Jangan juga memilih karena paksaan atau karena dipengaruhi oleh suami, misalnya” ujar Yefri. (Romelt)