KPU Sumbar Rapat Kordinasi Refleksi Tahapan Pemilu

56

HORASNEWS.COM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sumatera Barat kemarin mengadakan rapat koordinasi Refleksi Penyelenggaraan Tahapan Pencalonan Pemilu Tahun 2019 yang di selenggarakan selama dua hari, 26-27 Desember, di Pangeran Beach Hotel, Padang.

Dalam kegiatan tersebut, KPU Sumbar turut mengundang Bawaslu Provinsi Sumatera Barat, 23 Calon Anggota DPD RI, serta Caleg DPRD Provinsi Sumbar dan KPU 19 Kab/Kota.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua KPU Sumbar Amnasmen melalui Izwaryani menyampaikan bahwa KPU sudah melakukan tahapan-tahapan pemilih tetap hasil perbaikan dengan total jumlah Caleg 935, (laki-laki 580, perempuan 355) dan calon anggota DPD RI sebanyak 23 calon.

“Ada sebanyak 935 Caleg, dengan presentase wanita 38persen, itu menandakan bahwa terpenuh keterwakilan perempuan,” ujarnya dalam kata sambutan.

Izwaryani menambahkan bahwa tahap selanjutnya KPU akan mengelola pemilih yang pindah dari suatu daerah ke tempat daerah yang lain.

“Tahap selanjutnya KPU akan mengelola pemilih yang pindah satu daerah ke daerah yang lain, serta melalui DPK (daftar pemilih khusus) bagi pemilih yang tidak terdaftar kita akomodir untuk memilih melalui KTP elektronik,” katanya.

Dari 935 caleg yang terdaftar di Sumbar, Izwaryani mengatakan bahwa ada satu caleg yang merupakan mantan narapidana korupsi.

“Dari banyaknya caleg, hanya ada satu calon mantan pidana korupsi di Kabupaten Kota, dan hal itu sudah di sah kan oleh MK,  karena yang tidak diperbolehkan itu hanya pidana narkoba, dan kekerasan seksual kepada anak,” katanya.

“Dan untuk Masalah kotak suara berbahan kardus yang sempat viral di media, saat ini masalah tersebut sudah aman,” katanya. (red)