KPU Sumbar Evaluasi Teknis Pengelolaan Logistik

20

HORASNEWS.COM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar gelar evaluasi teknis pengelolaan logistik dan pemetaan distribusi logistik Pemilu 2019 untuk wilayah Sumatera Barat, Senin 29/1 di Hotel Pangeran Beach Padang.

Evaluasi teknis pengelolaan logistik dihadiri Ketua KPU Sumbar Amnasmen di dampingi anggota Izwaryani, Sekretaris KPU Sumbar Firman serta Ketua dan Sekretaris KPU Kabupaten/Kota se Sumatera Barat.

Ketua KPU Sumbar Amnasmen mengatakan terkait logistik pemilu yang telah ada di gudang KPU Kabupaten/Kota yakni seperti alat kelengkapan TPS.

“ Menjelang distribusi logistik perlu dilakukan penyeragaman dengan KPU Kabupaten/Kota agar tidak terjadi keterlambatan saat proses distribusi logistik menjelang hari H pelaksanaan pemungutan suara di seluruh Sumbar” ujar Amnasmen.

Selanjutnya, ia menyampaikan ada beberapa hal penting yang harus dikonsolidasikan kepada KPU Kabupaten/Kota terkait dengan Surat Suara yang berkemungkinan sampai di Sumbar sekitar pertengahan maret mendatang.

Amnasmen juga menambahkan, ketika surat suara sudah sampai di kabupaten/Kota perlu dilakukan sortir lipat serta anggaran untuk pelaksanaan ini agar perlu diseragamkan dengan untuk biaya sortir dan lipat surat suara pemilu. Termasuk distribusi logistik pemilu ke kecamatan hingga ke TPS, apakah sudah sama dengan anggaran yang disediakan oleh KPU RIatau belum.

Terkait pemetaan distribusi logistik daerah tersulit ada beberapa daerah yakni, 50 Kota, Solok Selatan, Mentawai, Sijunjung dan beberapa daerah lainnya di kabupaten/kota seluruh Sumbar. Untuk itu KPU Sumbar bersama dengan KPU Kabupaten/Kota melakukan pemetaan, bagaimana wilayah dan akses yang digunakan hingga ke lokasi tersebut bagaimana.

“Ada beberapa daerah di kabupaten/Kota mungkin agak sulit dalam distribusi logistiknya, ada yang menggunakan kapal antar kecamatan dan juga ada daerah yang hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki. Ini perlu dipetakan dari sekarang sehingga tidak mengganggu saat proses distribusi,” katanya.

Berdasarkan pemetaan terus, nanti akan ada peta daerah-daerah yang bisa menggunakan kendaraan roda 4, roda dua, jalan kaki dan menggunakan perahu dan akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

“Hasil pemetaan ini akan dikoordinasikan juga dengan pihak keamanan, dan pemerintah daerah kabupaten/Kota di Sumbar,” ujarnya.

Diketahui, untuk saat ini KPU RI tengah melakukan proses pengecekan surat suara di beberapa tempat sesuai dengan pemenang tender dalam pengandaan surat suara tersebut. Selain surat suara ada juga beberapa logistik yang proses pengadaanya di Sumbar, seperti sampul, formulir dan sebagainya, diperkirakan logistik tersebut akan selesai pada pertengahan maret ini (Romelt)