KPU Sumbar Bahas 88 TPS Pemungutan Suara Ulang

154

HORASNEWS.COM-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatra Barat melaksakan Rapat Koordinasi (Rakor) dengan 19 KPU kabupaten dan kota se-Sumbar. Menurut anggota KPU Sumbar Rakor ini bertujuan persiapan rencana Pemungutan Suara Ulang (PSU) di 56 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Sumbar.

Rakor berlangsung di Hotel Pangeran, Kota Padang, Sumatra Barat, Sabtu (20/4/2019) ini, dihadiri anggota KPU Sumbar Gebril Daulai, Yanuk, Nova Indra,  Izwaryani, dan KPU Kabupaten dan Kota se-Sumbar.

Rakor kali ini membahas persoalan pasca Pemilu Presiden dan Legislatif, tanggal 17 April 2019 lalu. Diantaranya, menindaklanjuti rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sumatra Barat tentang Pemungutan Suara Ulang (SPU) di 88 dari 16.350 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Sumbar.

Menurut anggota KPU Sumbar Izwaryani, rekomendasi yang diterima KPU di Kabupaten dan Kota ada 88 TPS PSU, tetapi setelah ditelaah dan perhatikan ada 32 TPS tidak jelas alasan Bawaslu. “Hanya 56 TPS yang jelas alasan Bawaslu digelar PSU,” ujarnya.

Menurut Izwaryani, daerah paling banyak digelar PSU adalah Kota Padang, Kabupaten Limapuluh Kota, Kota Bukittinggi, Solok Selatan dan Sijunjung. “Sejauh ini tidak ada kendala berarti digelar PSU. KPU kabupaten dan kota siap menggelar hingga seminggu ke depan,” katanya.

Soal logistic, tidak menjadi kendala karena cukup sedikit , seperti suarat suara.

Bawaslu mengeluarkan rekomendasi karena indikasi pelanggaran saat pemilu kemarin. Misalnya, adanya warga luar sumbar yang mencoblos di TPS tersebut,  padahal tidak terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT)  atau tidak memiliki surat pindah memilih (A-5). (red)

loading...