Komisi IV DPR –RI meninjau Stok Pangan di Sumbar

21

HORASNEWS.COM-Komisi IV DPR –RI meninjau stok pangan di sejumlah gudang Perum Bulog di Sumatra Barat. Wakil Ketua Komisi IV DPR-RI, Roem Kono, meminta pemerintah tidak perluh mengimpor beras, karena stok nasional cukup beberapa bulan ke depan.

Sejumlah anggota dan pimpinan Komisi IV DPR-RI melihat secara langsung gudang PT Perum Bulog di Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumatra Barat, pukul 15.40 Waktu Indonesia Barat (Wib), Selasa (30/7/2019).

Para wakil rakyat itu, didampingi  Triyana,  Direktur  Keuangan, Perusahaan Umum Badan Usaha Logistik (Perum BULOG).

Hasil peninjauan di sejumlah gudang Bulog di Sumbar, ternyata stok pangan jenis beras masih cukup beberapa bulan ke depan.

“Stok beras di Sumbar mencapai 7.000 ton dan bisa menyanggah empat bulan kedepan. Apalagi masih ada stok beras impor di tahun 2018  jumlahnya ribuan ton,” kata Roem Kono.

Secara nasional, kata Roem Kono, stok beras impor saat ini masih ada 1 juta ton ditambah dengan beras non impor (produksi dalam negeri). Sehingga total stok beras nasional saat ini mencapai 2 juta 400 ribu ton.

“Artinya kita tidak perlu impor beras saat ini, karena stok masih aman hingga beberapa bulan ke depan,” ujarnya.

Anggota dewan meminta kepada pemerintah untuk mengembalikan peran Perum Bulog selama ini. Seperti pengendalian Padi, jagung, kedele, bawang dan gula diserahkan kepada Bulog.

“Selain itu, penyaluran beras bantuan social juga dikelola Perum Bulog, sehingga tiak terjadi penumpuhan di gudang yang akhirnya membuat beras tersebut membusuk,” harapnya.(red)