Kampung Eropa, Jepang dan Korea Ditutup Karena Covid 19

25

HORASNEWS.COM-Gerakan kepedulian terhadap bahaya virus covid-19 atau corona terus di galakkan berbagai kalangan. Seperti dilakukan managemen Harau Dream Park yang dikenal dengan wahana Kampung Eropa di Lembah Harau kabupaten 50 kota.

Besarnya animo wisatawan yang berkunjung ke lokasi objek wisata yang lagi viral tersebut, ternyata jadi perhatian besar jajaran managemen. Seperti disampaikan pimpinan Harau Dream Park, Muhammad setiawan, bahwanya banyak pertanyaan dari sejumlah kalangan dan wisatawan melalui telpon dan WhatsApp  kepadanya, perihal operasional wahana Instragram bel tersebut.

“Menutup sementara seluruh wahana Harau Dream Park, adalah wujud kepedulian kita untuk keselamatan kita bersama terhadap Virus Corona. Keselamatan masyarakat dan pengunjung harus kita utamakan, karena besarnya tingkat kunjungan ke wahana  kampung Eropa dan wahana lainnya di lembah Harau tersebut,” jelas pria yang biasa dipanggil ustad Iwan ini.

Keputusan menutup seluruh wahana Harau Dream Park tersebut lanjut Iwan, adalah langkah bijak yang harus diambil, meski pada hari Minggu 22 Maret, wana baru yang tak kalah menarik yaitu Kampung Korea dan Jepang sudah mulai dibuka untuk pengunjung.

“Kapung Jepang dan Korea sebenarnya hari Minggu ini sudah beroperasi, tapi sebagai kepedulian gerakan bersama memerangi penyebaran virus Corona, langkah menutup sementara mulai Senin 23 Maret hingga dua Minggu kedepan harus kita lakukan,” tukasnya.

Lebih lanjut pimpinan Harau Dean Park ini,  sekilas menggambarkan bahwa Kampung Jepang dan Korea merupakan wahana yang tak kalah menarik dari Kampung Eropa.

Kehadiran Kampung Jepang dan Korea ini, tentunya menjadi destinasi unik yang akan memanjakan wisatawan domestic untuk berkunjung ke Bumi Minang. Kampung Jepang dan Korea sendiri merupakan wahana selfie kekinian yang satu-satunya di Pulau Sumatera.

Selain menghadirkan sejumlah fasilitas yang menjadi spot indah untuk didokumentasikan, kampong Jepang dan Korea juga menyediakan fasilitas Pakaian tradisional Jepang dan Korea yang nantinya bias digunakan pengunjung untuk berfoto, sehingga anda akan merasakan sensasi berada di Negeri Sakura Jepang dan Negeri Ginseng Korea.

“Kita dari pihak manajemen mengucapkan maaf atas penutupan sementara ini, insyaallah kita akan kembali beroperasi setelah keadaan pulih,” tukas ustad Iwan.(nov/rel/kmk)