Jelang Puasa, Tradisi Ziarah ke Makam Keluarga di Padang

158

HORASNEWS.COM-Menjelang memasuki bulan puasa, masyarakat Kota Padang, Sumatra Barat memiliki tradisi berziarah ke makam saudara atau famili. Selain membersihkan makam keluarga, peziarah ini meminta maaf karena akan memasuki bulan puasa.

Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tunggul Hitam, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatra Barat ini tidak pernah sepi dua hari terakhir. Ratusan warga mendatangi lokasi ini untuk berziarah ke makam sanak keluarga atau family.

Mereka datang dari berbagai kota di Sumatra dan Jawa. Sambil membawa bunga pengharum, para peziarah ini membawa alat untuk membersihkan makam, seperti parang dan cangkul.

Setelah membersihkan lokasi makam dari rerumputan, mereka menyiramkan pengharum dan bunga di atas makam. Ada juga peziarah membacakan yasinan di atas makam, agar penghuni makam diberikan kelapangan.

“Kami ke sini mengenang mama karena kita mau menghadapi puasa, sekaligus meminta maaf,” ujar Neni, peziarah.

Padatnya peziarah ini berdampak positif bagi pedagang bunga di kawasan ini. Mereka bisa meraup rezeki dari peziarah. Rata-rata mereka jual bunga campuran ini mulai dari Rp 5000 hingga Rp 10.000 per bungkus. (red)