Inilah Sosialisasi Keselamatan Diperlintasan Kereta Api

17

HORASNEWS.COM-Sebanyak 150 siswa SMA dan SMK dari 15 sekolah di Kota Padang, Sumatra Barat mengikuti sosialisasi keselamatan berlalu lintas di perlintasan sebidang kereta api. Hal ini  untuk menghindari terjadinya kecelakaan kereta api.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menjelaskan, sepanjang tahun 2016 sampai 2018, terjadi 64 kecelakaan lalu lintas kereta api. Sebanyak 24 korban meninggal dunia dan 39 korban luka luka.

Pintu perlintasan yang dijaga sepanjang jalur kereta baru 45 sedangkan,  131 pintu perlintasan belum dijaga. “Bahkan terdapat 531 pintu perlintasan liar,” ujarnya.

Nasrul Abit mengatakan, kondisi demikian sangat rawan terhadap kecelakaan jika pengendara tidak berhati-hati saat melintas di pintu perlintasan sebidang kereta api.

Ia berharap dengan sosialisasi ini, pemahaman siswa akan keselamatan berlalu lintas semakin tinggi sehingga kecelakaan dapat dikurangi.

Lebih lanjut Nasrul Abit menjelaskan, untuk mengurangi kecelakaan lalulintas kereta api, siswa akan ditugaskan untuk piket pada perlintasan kereta api.

Nasrul yakin merealisasikan piket siswa pada sebidang perlintasan kereta api bisa dilakukan dengan ketentuan siswa diberi tahu jam berapa kereta api lewat dari arah Padang menuju Baik maupun Pariaman dan sebaliknya.

Dia meminta Kepala Dinas Perhubungan provinsi Sumbar Heri Nofriadi menjaga  531 perlintasan liar untuk memberikan pemahaman kepada mereka agar tertib berlalulintas ketika melewati sebidang kereta api. (red)