Ini Tanggapan Wakil Ketua DPRD Sumbar Soal Ketua KPU Sumbar

1254

HORASNEWS.COM– Ada pepatah minang “Ibarat sipontong dapat cincin, anak kecil diberi pisau”, layak diandaikan kepada petugas Satgas Covid-19 yang menjaga perbatasan Kota Padang – Solok, bernama Tasmani, dan penyebar video melalui fb Rita Sumarni, yang juga bertugas di BPBD Padang.

Keduanya melecehkan Ketua KPU Sumbar, Amnasmen dan menyebarkan video pelecehan tersebut, Jum’at (15/5/2020).

Sikap arogansi kedua petugas perbatasan tersebut membuat Wakil Ketua DPRD Sumbar Suwirpen Suib, kesal dan merasa perlu adanya pelajaran etika pada petugas tersebut.

“Kalau melihat video yang beredar, nampak arogansi petugas, padahal ketua KPU nampak koperatif dan sangat temang, padahal walikota Padang pada 21/4 lalu mengatakan tidak ada larangan warga non KTP Padang, masuk kota Padang,” ulas Suwirpen.

Ditambahkannya, petugas tersebut jelas-jelas sudah mempermalukan ketua KPU Sumbar. Dengan menyebarkan video keberbagai media sosial. Padahal jelas-jelas aturan mengatakan, pejabat negara dan tamu negara dikhususkan dalam aturan PSBB.

“Saya melihat nampaknya petugas tersebut tidak memahami aturan, karena ketua KPU adalah pejabat negara, yang aturannya jelas, apa lagi yang bersangkutan mempergunakan kenderaan dinas,” ungkap Suwirpen lagi.

Karena sikap arogan itulah, Wakil Ketua DPRD Sumbar merasa perlu adanya pelajaran etika untuk petugas perbatasan tersebut.

Suwirpen meminta agar petugas juga diajari aturan tentang PSBB, Lock Down dan sebagainya. Sehingga dia tahu penerapan aturan tersebut.

“Coba bayangkan, ketua KPU Sumbar mau meninggalkan KTP, sementara dia pejabat negara, masa petugas tidak paham,harus belajar biar paham,” tegas Suwirpen.

Terkait viralnya video tersebut, Ketua KPU Sumbar Amnasmen mengatakan masih mempelajari dan membicarakan hal tersebut pada teman-teman dan pengacaranya.

“Kita akan bicarakan pada teman,-teman, jika perlu besok kita akan lapor ke Polisi, karena tanpa seizin saya sudah menshare KTP atau identitas pribadi saya, dengan tambahan kata-kata yang tidak sebenarnya, semua orang bisa melihat video tersebut, tidak sedikitpun saya melawan, malah saya yang dilecehkan petugas,” terang Amnasmen.

Dalam video yang disebar di Facebook (FB). Di Status Tasmani, petugas BPBD  tersebut, terlihat jelas dengan arogan ia menghardik Ketua KPU Sumbar. Namun Amnasmen membalasnya dengan bahasa yang lunak. (nov/rel)