Indonesia Jadi Contoh Pemberian Sertifikal Halal di Dunia

23

HORASNEWS.COM-Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) mulai merambah dunia retail Indonesia. Menurut Kepala BPJPH Sukoso, seluruh pruduk Indonesia wajib mencantumkan sertifikat halal per Oktober 2019. Indonesia  menjadi percontohan pemberian serifikat halal bagi produk di dunia.

Sebuah retail terbesar di Indonesia PT Trans Retail Indonesia melaksankan momerandum of understanding (MoU)  atau menandatangani nota kesepakatan dengan Badan Penyenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) di Transmart Kota Padang, Sumatra Barat, Sabtu (25/5/2019) sore.

MoU ini langkah awal bagi BPJPH merambah dunia retail Indonesia memberikan sertifikat halal. Sertifikat halal ini suatu kewajiban, karena diatur  dalam Undang-Undang Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal.

Kepala BPJPH Sukoso mengatakan, per bulan Oktober 2019 ini, seluruh produk di indonesia harus mencamtumkan label sertifikat halal. Mulai dari kosmetik, makanan dan minuman.

“Selama ini, label atau sertifikal halal hanya bersifat perseorangan dan keinginan pemilik pruduk. Ke depan harus diwajibkan bagi pemilik produk mencantumkan label halal,” ujarnya.

Menurut Sukoso, label halal ini penting bagi indonesia karena 12 persen islam di dunia ada di Indonesia. Dia mencontohkan negara Jepang dan Korea yang bukan negara islam, tapi mereka  mau menjadikan daerah mereka ada produk halal.

“Beberapa waktu lalu perwakilan Tokyo Jepang dan Seoul dari Korea Selatan datang ke BPJPH untuk konsultasi soal pemberi sertifikasi halal. Indonesia merupakan percontohan produk halal di dunia,” katanya.

Sementara itu, Vice President Corporate Communication PT Trans Retail Indonesia,   Satria Hamid mengatakan, mulai mencantumkan label halal pada produk yang dijual di retailnya.

Hal ini dilakukan sebagai langkah awal untuk gerai transmart yang produk manufacturing dan restorannya sudah mengantongi sertifikat halal ada di transmart Padang dan Cilandak.

Satria menambahkan PT Trans Retail Indonesia  resmi menjadi hipermarket pertama yang secara resmi memiliki sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sertifikasi halal ini ditujukan untuk aneka produk pangan siap santap yang terdapat di area foodhall. Diantaranya dibagi menjadi produk manufacturing, produk restoran dan retailer.

Khusus produk manufacturing dan restoran sertifikasi halal sudah didapatkan dari  mui sejak 2 Mei dan berlaku sampai dua tahun kedepan.

Untuk jangka kedepan berencana membuat halal center di 10 provinsi yang dipilih oleh bpjh untuk pembuatan kantor perwakilan. Diantaranya, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jateng, Kota Medan dan Makassar. (red)