Gubernur Sumbar Ajak Warga Hormati Putusan MK

14

HORASNEWS.COM-Gubernur Sumatra Barat Irwan Prayitno mengajak masyarakat Sumatra Barat untuk menghormati putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait dengan sengketa pemilihan presiden dan wakil presiden.

Politisi  Partai Keadilan dan Sejahtera (PKS) ini  yakin tidak akan aksi dan demo-demo, meski Sumbar salah satu daerah kemenangan Prabowo –Sandiaga Uno di Pilpres,  tanggal  17 April 2019 lalu.

Penegasan itu disampaikan politisi PKS setelah menghadiri rapat paripurna DPRD Sumatra Barat, di jalan Khatib Sulaiman, Kota Padang, pukul 12.00 Wib, Senin (24/06/2019).

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno meminta masyarakatnya nanti untuk menghomati putusan Mahkamah Konstitusi. “Apapun hasilnya, kita minta warga untuk mengikuti perundang-undangan dan aturan yang ada di negara ini,” pesannya.

Selama sudah diputuskan melalui MK, Irwan Prayitno, meminta warga dan semua kalangan akan menerima, mengikuti dan mendukung seluruh putusan yang ada.

“Kita meminta untuk menjalin persatuan dan kesatuan yang ada guna  mebanguan daerah Sumatra Barat ke depan,” katanya.

Dia yakin bahwa di sumatra barat tidak ada masalah pasca putusan MK soal sengketan pilpres yang masih ditangani hakim MK saat ini. Termasuk dengan ancaman demo-demo. “Tidak ada demo-demo,” katanya.

Sumatra Barat adalah salah satu kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada pemilihan presiden dan wakil presiden tanggal 17 April 2019 lalu.

Data Komisi Pemilihan Umum (KPU),  pasangan nomor urut 02 mengantongi lebih 80 persen kemenangan di ranah minang.

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) Sumatera Barat menuntaskan rekapitulasi suara Pemilu 2019, Minggu (12/5/2019) malam.

Hasilnya, pasangan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto- Sandiaga Uno menang telak 85,9 persen dengan 2.488.733 suara.

Sementara itu, pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo- Ma’ruf Amin mendapatkan 14,1 persen atau 407.761 suara.(red)