Fandy Matondang Raih Segudang Prestasi, Karena Ini !

22

HORASNEWS.COM-Tidak ada hasil yang mengkhianati proses. Itulah pepatah yang layak untuk menyebutkan Fandy Matondang. Lelaki kelahiran Simpang Panigoran, tanggal 14 September 1997 ini merupakan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) jurusan Agribisnis.

Berasal dari Rantau Prapat dan merantau ke Medan tidak mengurung semangat Fandy untuk berprestasi. Merantau dari sejak SMA Fandy belajar untuk hidup mandiri dan tidak menyusahkan orang tuanya. Ingin membuat orang tua bangga, Fandy yang aktif dalam kegiatan di sekolahnya berhasil beberapa kali memenangkan perlombaan dengan membawa nama sekolah. Menyukai dunia marching band Fandy mengikuti perlombaan pada pekan olahraga Sumut dan membawa kemenangan berupa medali perak dan emas.

Sering mengikuti lomba-lomba pada saat duduk di bangku sekolah. Euphoria kemenangan selalu mengikuti Fandy hingga ke bangku kuliah. Dengan jiwa kompetisi yang telah terbentuk, Fandy ingin mencoba suatu pengalaman baru bagi dirinya. Hingga ia melihat suatu ajang pemilihan duta Bahasa Sumut di kota Medan. Fandy tertarik untuk mencobanya. Tanpa pengalaman apa-apa dalam bidang kedutaan,

Fandy mengikuti perlombaan tersebut. Acara besutan Balai Bahasa Sumut ini bertujuan untuk mencari anak-anak berbakat sekaligus melestarikan bahasa Indonesia dan bahasa Daerah. Agar anak-anak muda lebih mencintai bahasanya sendiri. Walaupun pemula Fandy berusaha keras melatih dirinya untuk tampil didepan umum. Dengan ketekunan, Fandy berhasil membawa juara 4th Runner Up Duta Bahasa Sumut dan Duta Bahasa Sumut Favorit.

Coba-coba yang membuahkan hasil membawa Fandy kepada pengalaman baru lainnya. Ingin terus berusaha untuk masa depannya, Fandy mengikuti ajang pemilihan Duta Mahasiswa USU. Ajang untuk memilih mahasiswa-mahasiswi terbaik di USU untuk menjadi representatif mahasiswa USU ini pertama kali dilakukan. Bersaing dengan 50 Mahasiwa USU berprestasi dan harus mengikuti karantina. Finalis diberikan bekal materi dan di evaluasi setiap minggunya. Setelah berhasil melalui tahap evaluasi dan eliminasi setiap minggunya Fandy berhasil masuk ke tahap Grand Final. Bersaing dengan perwakilan mahasiswa dari setiap fakultas, Fandy berhasil membawa juara 1.  Dengan meraih gelar kehormatan sebagai Duta Mahasiswa Putra.

Tetap menjadi produktif di masa muda adalah tujuan Fandy. Seakan mendapatkan efek candu, Fandy mengikuti ajang pemilihan lainnya. Kali ini ia mengikuti ajang pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe). Kegiatan besutan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Tujuan diadakan pemilihan tersebut adalah untuk meningkatkan kualitas hidup para remaja. Dalam upaya memenuhi tujuan tersebut BKKBN mencanangkan Program GenRe. Program yang memfasilitasi remaja agar belajar memahami dan mempraktikan perilaku hidup sehat dan berakhlak untuk mencapai ketahanan remaja sebagai dasar mewujudkan Generasi Berencana (GenRe).

Terdapat 20 perwakilan kabupaten di wilayah Sumut yang menjadi saingan Fandy dalam ajang ini. Dengan modal kegigihan dan public speaking yang baik, Fandy mendapatkan gelar kehormatan sebagai Duta GenRe Sumut Jalur Pengabdian Masyarakat.

Sebagai Duta GenRe sumut Fandy sibuk melakukan penyuluhan ke desa-desa dalam menyebarkan Program GenRe ke masyarakat terutama remaja. Dengan terpilihnya Fandy sebagai Duta GenRe Sumut, Fandy kembali diadu dengan perwakilan GenRe tiap provinsi di wilayah Indonesia. Fandy bersaing dengan total peserta 131 orang dari 34 provinsi, baik mewakili jalur pendidikan dan jalur pengabdian masyarakat. Acara diadakan di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara. Walaupun gugup tetapi Fandy tetap berusaha menampilkan yang terbaik. Fandy berhasil meraih juara 2nd Runner Up Duta Genre Indonesia dan mendapatkan penghargaan lain berupa Best Social media Inspirator.

Hadir menginspirasi remaja kota Medan. Fandy terkenal akan keramahannya dan kepribadiannya yang disukai banyak orang. Dengan jumlah pengikut lebih dari 13.000 di Instagram Fandy tidak pernah pelit membagikan kunci kesuksesannya pada orang-orang. Ia berharap melalui apa yang dilakukannya walaupun sedikit dapat bermanfaat bagi orang banyak. Tidak lupa Ia selalu bepesan kepada anak-anak muda dan remaja untuk tetap produktif dan berguna bagi negara. (rel)