Didenda Rp 100 Juta, Ini Reaksi Manajemen Semen Padang FC

55

HORASNEWS.COM-Komisi Disiplin (Komdis) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mendenda Semen Padang FC Rp 100 juta, karena menyalakan cerawat atau flare disaat menjamu Persib Bandung. Direktur Utama PT Kabau Sirah Semen Padang (PT KSSP) Rinold Thamrin mengajukan banding dengan memberikan bukti-bukti lengkap ke PSSI.

Manajemen Semen Padang FC telah menerima surat dari Komdis PSSI tentang besaran denda yang akan dibaryarkan pihak Semen Padang. Meski berkeberatan, surat itu sudah diterima, Kamis  (20/06/2019).

Keputusan sanksi itu tertuang dalam surat Komdis bernomor 015/L1/SK/KD-PSSI/VI/2019. Ditandatangani langsung oleh Ketua Komisi Disiplin PSSI, Asep Edwin Firdaus.

Semen Padang FC kena denda Rp 100 juta akibat penyalaan cerawat atau flare saat melawan Persib Bandung, di Stadion Gor Haji Agus Salim Padang, tanggal 29 Mei 2019.

CEO Semen Padang FC, Rinold Thamrin menyampaikan bahwa pihaknya sudah terima suratnya. “Mudah-mudahan ini adalah yang pertama dan terakhir,” ujar Rinold.

Rinol membantah para supporter menyalakan flare saat pertandingan, melainkan usai bertanding. Pihaknya mengjukan keberatan atas sanksi itu.

 “Tapi, tentu semua itu di tangan Komdis ya, harapan kita ada pengurangan dari situ. Belum ada informasi lebih lanjut, kita baru mengirimkan keberatan,” sebut Rinold.

 Apalagi sanksi denda Rp100 juta tersebut bakal mempengaruhi keuangan klub Semen Padang FC. (red)