Bupati Solok Selatan Penuhi Panggilan Ombudsman Sumbar

58

HORASNEWS.COM– Bupati Solok Selatan, SumateraBarat, Muzni Zakaria, memenuhi panggilan Ombudsman Sumatra Barat dalam kasus dokter Romi Syofpa Ismael. Menurut Kepala Ombudsmen Sumbar Yefri Heriani, ada tiga poin penting dalam pemeriksaan Bupati Solok Selatan.

Setelah dua kali mangkir dari penggailan Ombudsmen Sumatra Barat, Rabu (7/8/2019), Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria, memenuhi panggilan ke tiga kalinya ini.

Dia didampingi sejumlah staf dan langsung memberikan keterangan atau klarifikasi  kepada Ombudesmen Sumatra Barat, sekaitan dengan penganuliran Calon Pegawai Sipil Negeri (CPNS) dokter Romi Syofpa Ismael.

Kepala Perwakilan Ombudsman Sumatera Barat Yefri Heriani mengatakan, pertanyaan yang ditujukan kepada Muzni Zakaria cukup banyak. Tetapi, intinya ada tiga poin. Diantaranya, kenapa dokter Romi dianulir sebagai CPNS.

“Ini pemanggilan tarakhir, karena sebelum Bupati Muzni Zakaria, kita telah memeriksa sejumlah pejabat di Solok Selatan, termasuk Sekdanya,” ujar Yefri.

Menurut dia, Muzni telah memberikan berkas-berkas proses penerimaan CPNS dokter Romi.

Bupati Muzni Zakaria mengatakan, kedatangnya ke ombudsmen untuk memberikan klarifikasi atas laporan dokter Romi. Semuanya sudah dia jelaskan kepada ombudsmen.

Sementara itu, dokter Romi belum menerima surat pengangkatannya sebagai CNPS yang dijanjikan pemerintah. Dia akan ditempatkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Solok Selatan. (red)