Beginilah Aksi Pungut Sampah di Dasar Laut

5

HORASNEWS.COM-Para pegiat selam (diver) di Sumatera Barat memungut sampah di dasar laut. Aksi ini bentuk edukasi kepada masyarakat luas agar tidak membuang sampah semberangan.

Aksi social para aktivis lingkungan ini berlangsung di perairan Timur Pulau Marak,  Desa Nagari Sungai Pinang, Kecamatan Koto IX Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, kemarin (16/8/2019).

Merekapun mengabadikan aksi pungut sampah di dasar laut ini. Sampah-sampah yang ditemukan penyelam ini, seperti sampah plastik berjejer di sepanjang pantai.

Rata-rata sampah yang mengendap di pantai tersebut sampah bekas siap pakai sehari-hari dan lebih dominan ialah sampah plastik.

Seperti bungkusan sabun mandi, bungkusan minyak goreng, plastik botol mineral, kantong-kantong kresek yang dipenuhi lumpur karena lama tertimbun atau lama terselip di antara karang.

“Pemerintah daerah, masyarakat kita harus lebih peduli terhadap lingkungan kita karena lingkungan kita adalah lingkungan yang penuh ekosistem yang baik, untuk kelangsungan kehidupan anak cucu kita,” ujar Tanhar panggilan Kariadi Harefa, salah seorang aktivis lingkungan.

Selain sampah plastic, kata Tanhar, mereka  juga menemukan potongan pohon, ranting kayu dan bahkan ada kerucut lalu lintas alias pemisah jalan (traffic cone) dan ember plastik yang dipakai para tukang. Semuanya ditemukan pada kedalaman 15 meter.

Hal tersebut kata mereka sekaligus kado untuk memeriahkan HUT ke-74 Republik Indonesia. Aksi ini juga edukasi kepada masyarakat luas agar tidak membuang sampah semberangan.

Para komunitas pecinta laut dan penyelam tergabung Nature educaTed Scuba Diving (Nat Dive) Sumatra, UKM Diving Proklamator dan Andespin Deep West Sumatera berharap  mengimbau peran seluruh pihak untuk sadar terhadap kebersihan lingkungan, baik itu pantai dan laut.

(red)