Begini Tanggapan Wagub Sumbar Soal Dugaan Prostitusi di Padang

191

HORASNEWS.COM-Wakil Gubernur Sumatra Barat Nasrul Abit, mengapresaisi kepolisian mengungkap kasus dugaan prostutusi online di Kota Padang.  Nasrul Abit meminta para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya sehingga tidak terjerumus ke lembah hitam

Penegaasan itu disampaikan Nasrul Abit, Wakil Gubernur Sumbar di Padang, Sumatra Barat, Kamis (16/1/2020) sore.

Menurut dia, pihak orang tua dan pemilik kafe di Kota Padang juga terlibat dalam pengawasan anak-anak sehingga tidak terjerumus ke lembah buruk.

Tanggapan itu, sekaitan Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat mengungkapkan  komplotan mucikari memasang tarif hingga ratusan ribu rupiah kepada pelanggan untuk memboking korban yang masih berusia anak-anak atau bawah umur.

“Berdasarkan pemeriksaan sementara diketahui pelanggan membayar sekitar Rp500 ribu setiap transaksi,” kata Kepala Kepolisian Resor Kota Padang Kombes Pol Yulmar Try Himawan, di Padang, Kamis.

Tiga tersangka yang berposisi sebagai mucikari adalah Fe (33), AS (16), dan AP (16), diduga telah menjual anak di bawah umur untuk eksploitasi seksual.

Baca juga: Astaga, dua anak bawah umur di Padang terlibat mucikari, seperti ini peran mereka

Mengingat kedua korban yang berjenis kelamin perempuan masih berusia anak-anak serta berstatus pelajar yakni A (15), dan Y (15).

Modus yang digunakan tersangka adalah memasukkan foto korban ke sebuah aplikasi dalam jaringan (online).

Sebelumnya, Polres juga menangkap komplotan prostitusi di Kota Tangah. (red)