Ada Apa ?, Masyarakat Serbu Rumah Inflasi

26

HORASNEWS.COM-Masyarakat menyerbu komoditi bahan pangan yang dijual di Toko Tani Indonesia Center (TTIC) begitu selesai diresmikan oleh Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno Rabu (17/07/2019) sore.

Masyarakat ramai berbelanja karena harganya murah dibandingkan dengan harga yang berlaku di pasaran. Harga cabe misalnya, jika di pasaran berkisar antara Rp60-70 ribu per kilogram, di TTIC atau rumah inflasi yang berada di kilometer 15 Bypass, Kota Padang ini dijual seharga Rp 40 ribu per kilogram.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengatakan, selain harga yang disediakan lebih murah, pemerintah Provinsi Sumbar membangun gedung ini, sebagai upaya untuk mengendalikan harga di pasaran sehingga inflasi dapat terjaga.

Kemudian, masyarakat dapat untung karena harga murah, sebab jalur distribusi sudah dipotong.

“Kenap bisa murah, karena jalur distribusi sudah dipotong,” sebut Irwan.

Petani juga kata Irwan, mendapat untung karena bisa menjual harga lebih, sebab tidak melalui pedagang.

Sementara itu, selain cabe merah, kebutuhan lain yang dijual, kebutuhan harian seperti beras, minyak goreng, telur ayam, bawang merah, bawang putih dan kacang tanah. Kemudian tepung terigu hingga sayur sayuran dan buah buahan.

Terpantau harga bawang putih dijual di rumah inflasi sebesar Rp 30 ribu per kilogram dan kacang tanah seharga Rp 21 ribu per kilogram.

Agar komoditi yang dijual bisa bertahan lama, di gedung atau rumah inflasi ini terdapat cold storage dengan kapasitas besar

Toko Tani Indonesia Center atau UPTD distribusi pasokan dan akses pangan maupun Rumah pangan dan gedung inflasi ini buka setiap hari mulai jam 06:30-14:00 wib kecuali hari Sabtu dan Minggu.(Mus)