Ada 7.986 TPS Rawan di Sumbar

52

HORASNEWS.COM-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatra Barat mendeteksi ada 7.986 dari 16. 719 Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Sumbar dinilai rawan. Ketua Bawaslu Sumbar Surya Efitrimen telah berkoordinasi bawaslu kabupaten dan kota untuk mengintensifkan pengawasan di TPS.

“Bawaslu Sumbar terus memantau 7.986 dari 16.719 Tempat Pemungutan Suara di Sumatra Barat pada pemilihan presiden, wakil presiden dan legislative, tanggal  17 April 2019,” ujar Surya di Padang, Selasa (16/4/2019).

TPS tersebut dikaterogirikan rawan karena berbagai faktor yang perlu diwaspadai, diantaranya, terjadinya politik uang atau barang. Ada 124 TPS dicurigai rawan politik uang tersebut terbanyak terdapat di Kabupaten Pasaman dengan total 36 TPS.

Kemudian Kabupaten Dharmasraya sebanyak 23  TPS  dan pada urutan ke tiga berada di Kabupaten Limapuluh Kota dengan total 21 TPS.

Menurut Surya, angka tersebut didapat dari survei dengan indikator kampanye, yang variablenya ditetapkan Bawaslu RI.

Selain politik uang, ada indikator lain, seperti penggunaan hak pilih atau hilangnya hak pilih, kampanye dan netralitas penyelenggara pemilu.

Daerah paling banyak TPS  rawan adalah Kota Padang, Kabupaten Agam dan Kabupaten Pasaman Barat.

Bawaslu Sumbar hingga di panwaslih di bantu kepolisian terus memantau TPS yang dinilai rawan. Di Sumbar ada 16.719 TPS pada pemilihan legislatif dan presiden dan wakil presiden. (red)

loading...