Desa Perbesi Marak Judi Dadu Dan Sabu – Sabu, MD/ SBYNG Panitia Tungal

Horas News, Permainan judi dadu Kopyok di desa Perbesi, Kecamatan Tiga Binanga, Kabupaten Karo kelihatannya sampai saat ini semakin marak dan ramai di kunjungi para peminat dan sangat aneh sekali sampai saat ini Sabtu (01/11/2025) masih berjalan lancar bahkan semakin ramai pengunjung tanpa adanya tindakan dari pihak kepolisian sektor Tiga Binanga Sesuai Informasi dari berbagai sumber kegiatan judi dadu tersebut di mulai selepas siang hingga dini hari.

Salah seorang warga sebut saja I, Sebayang( 47) Warga Sekitar kecamatan Tiga Binanga, kabupaten Karo pada Sabtu ( 01/11/2025) mengatakan sekitar jam 14 : 00 WIB permainan Judi jenis dadu kopyok sudah di mulai.

“Sekitar jam dua permainan sudah mulai bang, entah dari mana saja terlihat warga berdatangan bang menuju lokasi ” ujar I.Sebayang menerangkan.

Sebayang juga mengatakan sambil menunjuk ke arah lokasi permainan judi dadu tersebut kepada kru media ini yang berada di sekitar Simpang Desa Perbesi, Kecamatan Tiga Binanga Kabupaten Karo, Bahkan lokasi tersebut tidak jauh dari Gereja Katolik Santa Maria Fatima, Paroki Tiga Binanga.

Masih dari berbagai sumber selain permainan Judi jenis dadu masyarakat juga menduga lokasi tersebut juga merupakan tempat peredaran Narkoba jenis sabu sabu.

“Lokasinya berada tepat di pemukiman masyarakat sehingga pemukiman warga, kami khawatir akan dampak negatif nya terhadap kami” ujar warga lainya.

Informasinya adapun panitia Permainan judi tersebut ialah MDA/SBYNG dan kalau tidak salah dia adalah suami dari PJs kades pertumbuken kecamatan tigabinanga dan bekerja di rumah sakit umum.

Kapolsek Tiga Binanga Iptu Solo Bangun dan Camat Tiga Binanga Novalina KS Br Karo yang Di konfirmasi pada Sabtu (01/12/2025) terkait judi Dadu dan Indikasi peredaran narkoba jenis sabu-sabu dan kami menunggu jawapan mereka se olah olah satu hati tidak memberikan jawaban.

Related posts

Mudik Aman Berbagi Harapan, PTPN 1 Regional 1 Lepas Tiga Bus Mudik Gratis Tanjung Morawa – Region Head PT Perkebunan Nusantara I Regional 1, Wispramono Budiman bersama Operation Head Ganda Wiatmaja melepas keberangkatan tiga unit bus mudik gratis bagi masyarakat dan keluarga besar PTPN yang akan pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri, Selasa (17/3). Pelepasan dilakukan di halaman Kantor PTPN I Regional 1 di Tanjung Morawa. Dalam sambutannya, Wispramono Budiman menyampaikan harapannya agar para peserta mudik dapat menempuh perjalanan dengan aman serta menikmati momen Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. “Selamat jalan, semoga sampai di tujuan dengan aman dan dapat menikmati Lebaran di kampung halaman bersama keluarga,” ujarnya saat melepas rombongan pemudik. Operation Head PTPN I Regional 1, Ganda Wiatmaja, mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat, khususnya mereka yang akan merayakan Idulfitri di kampung halaman. Menurutnya, selama ini PTPN 1 Regional 1 hanya berpartisipasi dalam program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Namun pada tahun ini, perusahaan untuk pertama kalinya menyelenggarakan program mudik gratis secara mandiri dengan menyiapkan tiga unit bus bagi masyarakat. Adapun tiga bus yang disediakan melayani beberapa rute perjalanan, yakni satu bus menuju Pekanbaru, Riau, melalui rute Labuhan Batu, dan dua bus lainnya menuju Bukit Tinggi, Sumatera Barat, melalui rute Padang Sidempuan. “Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memberikan alternatif transportasi yang lebih aman bagi para pemudik dibandingkan menggunakan sepeda motor dan mengurangi jumlah kepadatan kendaraan mudik di jalan,” kata Ganda. Ia menambahkan, program mudik gratis ini direncanakan menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan melalui PTPN 1 Regional 1 sebagai bagian dari program yang diinisiasi oleh Danantara dan BP BUMN yang melibatkan PTPN Group. Manajemen Regional 1 berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Sejalan dengan harapan Manajemen Regional 1, salah seorang masyarakat yang ikut dalam rombongan mudik gratis dengan tujuan Bukit Tinggi, Erwin mengatakan kami dari masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada PTPN I yang telah mengadakan mudik lebaran bersama rombongan keluarga kita semua. “Kita berharap di tahun-tahun berikutnya masih bisa dilaksanakan mudik gratis ini”harap Erwin. Acara pelepasan Mudik gratis PTPN I Regional 1 ini juga dihadiri Kepala Bagian dan seluruh karyawan karyawati PTPN I Regional 1 Tanjung Morawa.(*) Teks foto: PTPN I Regional 1 melepas keberangkatan tiga unit bus mudik gratis bagi masyarakat dan keluarga besar perusahaan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dugaan Korupsi Dana BOS SMKN 1 Lubuk Pakam Naik ke Tahap Penyidikan Kejari Deli Serdang Lubuk Pakam – Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang meningkatkan penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan buku yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Lubuk Pakam ke tahap penyidikan. Perkembangan tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang, Sapta Putra, melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Deli Serdang, Roby Syahputra, didampingi tim Pidana Khusus (Pidsus) saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/3/2026). Roby menjelaskan, sebelumnya kasus tersebut masih berada pada tahap penyelidikan. Namun setelah dilakukan pengumpulan data dan bahan keterangan, perkara tersebut kini resmi naik ke tahap penyidikan. “Kasus ini sebelumnya dalam tahap penyelidikan dan sekarang sudah masuk ke tahap penyidikan,” ujar Roby. Ia mengatakan dugaan tindak pidana korupsi tersebut berkaitan dengan pengadaan buku yang dibiayai dari dana BOS yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, tim Pidsus Kejari Deli Serdang masih terus bekerja untuk mendalami perkara tersebut, termasuk mengumpulkan alat bukti serta memeriksa pihak-pihak yang terkait. “Terkait pengadaan buku ini, tim Pidsus masih terus bekerja. Untuk perkembangannya nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan wartawan,” katanya. Sementara itu, terkait potensi kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tersebut, Roby menyebutkan hingga saat ini belum dapat dipastikan karena masih dalam proses penyidikan. Ia menambahkan bahwa nominal kerugian negara akan diketahui setelah proses pemeriksaan dan perhitungan oleh pihak yang berwenang selesai dilakukan. “Untuk kerugian negara saat ini belum dipaparkan, karena tim Pidsus Kejari Deli Serdang masih bekerja dalam melakukan penyidikan kasus tersebut,” tambahnya.(*) Teks foto: SMK Negeri 1 Lubuk Pakam.

ASN BPBD Deli Serdang Keluhkan Jadwal Piket dan Dugaan Pemotongan Dana Operasional