Wabup Lom Lom : Pemkab Deli Serdang Komit Kelola Pemerintahan dengan Baik

Deli Serdang- Horas News,Pemkab Deli Serdang berkomitmen untuk melakukan pengelolaan pemerintahan yang baik, dan memastikan pelaksanaan tugas dan fungsi berjalan optimal.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, pada Focus Group Discussion (FGD) yang membahas perihal Investasi dan Hilirisasi di Daerah dalam Mendukung Upaya Indonesia Keluar dari Middle Income Trap yang diselenggarakan oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara (Sumut) di Ruang Rapat, Lantai 2, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, No.30 Medan, Rabu (22/10/2025).

“Melalui kerja sama dan kesungguhan, kita berharap pemerintahan semakin fokus dan memiliki arah pembangunan yang jelas ke depan,” kata Wabup.

Wabup menambahkan, FGD yang dilaksanakan merupakan sarana penting untuk memperkaya pemahaman daerah terhadap kebijakan investasi dan hilirisasi, serta menemukan solusi konkret atas berbagai tantangan pembangunan.

Sebelumnya, Pimpinan Ombudsman RI, Dr Hery Susanto SPi MSi secara virtual menjelaskan, arah pembangunan nasional saat ini berlandaskan Peraturan Pemerintah (PP) No.59 Tahun 2024 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, yang menjadi dasar pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Menurut Dr Hery Susanto, visi tersebut akan diwujudkan melalui delapan misi pembangunan nasional atau Asta Cita, antara lain memperkokoh ideologi dan demokrasi, memperkuat ketahanan nasional, meningkatkan kualitas SDM, serta melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi guna meningkatkan nilai tambah ekonomi dalam negeri.

Ditambahkan, salah satu tantangan terbesar pembangunan adalah keterbatasan kapasitas fiskal di tengah kebutuhan investasi yang semakin meningkat.

Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan sektor swasta menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

Kepala Inspektorat Provinsi Sumatera Utara, Sulaiman Harahap SH MSP CGCAE menyampaikan, pemerintah provinsi berkomitmen mendukung kebijakan investasi nasional melalui strategi pembangunan berbasis potensi wilayah.

Inspektur memaparkan, realisasi investasi di Sumatera Utara terus menunjukkan peningkatan signifikan. Pada tahun 2024, investasi di Sumut mencapai Rp53,67 triliun dengan penyerapan tenaga kerja lebih dari 42 ribu orang, terutama di sektor industri kimia dan makanan yang memiliki keterkaitan kuat dengan potensi sumber daya alam daerah.

“Transformasi ekonomi di Sumatera Utara diarahkan pada pengembangan sumber daya alam, peningkatan kualitas SDM, serta kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Melalui upaya ini, kita berharap perekonomian daerah tumbuh lebih inklusif dan berdaya saing,” jelasnya.

Mendampingi Wabup pada FGD tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs Hendra Wijaya; Inspektur, H Edwin Nasution SH MSi CGCAE; Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, Muhammad Salim SP MSi; Kepala Bagian Organisasi, Gento Herlambang SSos MSi dan lainnya.

Related posts

Mudik Aman Berbagi Harapan, PTPN 1 Regional 1 Lepas Tiga Bus Mudik Gratis Tanjung Morawa – Region Head PT Perkebunan Nusantara I Regional 1, Wispramono Budiman bersama Operation Head Ganda Wiatmaja melepas keberangkatan tiga unit bus mudik gratis bagi masyarakat dan keluarga besar PTPN yang akan pulang ke kampung halaman menjelang Hari Raya Idulfitri, Selasa (17/3). Pelepasan dilakukan di halaman Kantor PTPN I Regional 1 di Tanjung Morawa. Dalam sambutannya, Wispramono Budiman menyampaikan harapannya agar para peserta mudik dapat menempuh perjalanan dengan aman serta menikmati momen Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. “Selamat jalan, semoga sampai di tujuan dengan aman dan dapat menikmati Lebaran di kampung halaman bersama keluarga,” ujarnya saat melepas rombongan pemudik. Operation Head PTPN I Regional 1, Ganda Wiatmaja, mengatakan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat, khususnya mereka yang akan merayakan Idulfitri di kampung halaman. Menurutnya, selama ini PTPN 1 Regional 1 hanya berpartisipasi dalam program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Namun pada tahun ini, perusahaan untuk pertama kalinya menyelenggarakan program mudik gratis secara mandiri dengan menyiapkan tiga unit bus bagi masyarakat. Adapun tiga bus yang disediakan melayani beberapa rute perjalanan, yakni satu bus menuju Pekanbaru, Riau, melalui rute Labuhan Batu, dan dua bus lainnya menuju Bukit Tinggi, Sumatera Barat, melalui rute Padang Sidempuan. “Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat sekaligus memberikan alternatif transportasi yang lebih aman bagi para pemudik dibandingkan menggunakan sepeda motor dan mengurangi jumlah kepadatan kendaraan mudik di jalan,” kata Ganda. Ia menambahkan, program mudik gratis ini direncanakan menjadi agenda tahunan yang dilaksanakan melalui PTPN 1 Regional 1 sebagai bagian dari program yang diinisiasi oleh Danantara dan BP BUMN yang melibatkan PTPN Group. Manajemen Regional 1 berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan jumlah peserta yang lebih banyak, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat. Sejalan dengan harapan Manajemen Regional 1, salah seorang masyarakat yang ikut dalam rombongan mudik gratis dengan tujuan Bukit Tinggi, Erwin mengatakan kami dari masyarakat mengucapkan banyak terima kasih kepada PTPN I yang telah mengadakan mudik lebaran bersama rombongan keluarga kita semua. “Kita berharap di tahun-tahun berikutnya masih bisa dilaksanakan mudik gratis ini”harap Erwin. Acara pelepasan Mudik gratis PTPN I Regional 1 ini juga dihadiri Kepala Bagian dan seluruh karyawan karyawati PTPN I Regional 1 Tanjung Morawa.(*) Teks foto: PTPN I Regional 1 melepas keberangkatan tiga unit bus mudik gratis bagi masyarakat dan keluarga besar perusahaan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Dugaan Korupsi Dana BOS SMKN 1 Lubuk Pakam Naik ke Tahap Penyidikan Kejari Deli Serdang Lubuk Pakam – Kejaksaan Negeri (Kejari) Deli Serdang meningkatkan penanganan kasus dugaan korupsi pengadaan buku yang bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMKN 1 Lubuk Pakam ke tahap penyidikan. Perkembangan tersebut disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Deli Serdang, Sapta Putra, melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Deli Serdang, Roby Syahputra, didampingi tim Pidana Khusus (Pidsus) saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (11/3/2026). Roby menjelaskan, sebelumnya kasus tersebut masih berada pada tahap penyelidikan. Namun setelah dilakukan pengumpulan data dan bahan keterangan, perkara tersebut kini resmi naik ke tahap penyidikan. “Kasus ini sebelumnya dalam tahap penyelidikan dan sekarang sudah masuk ke tahap penyidikan,” ujar Roby. Ia mengatakan dugaan tindak pidana korupsi tersebut berkaitan dengan pengadaan buku yang dibiayai dari dana BOS yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, tim Pidsus Kejari Deli Serdang masih terus bekerja untuk mendalami perkara tersebut, termasuk mengumpulkan alat bukti serta memeriksa pihak-pihak yang terkait. “Terkait pengadaan buku ini, tim Pidsus masih terus bekerja. Untuk perkembangannya nanti akan kami sampaikan kepada rekan-rekan wartawan,” katanya. Sementara itu, terkait potensi kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tersebut, Roby menyebutkan hingga saat ini belum dapat dipastikan karena masih dalam proses penyidikan. Ia menambahkan bahwa nominal kerugian negara akan diketahui setelah proses pemeriksaan dan perhitungan oleh pihak yang berwenang selesai dilakukan. “Untuk kerugian negara saat ini belum dipaparkan, karena tim Pidsus Kejari Deli Serdang masih bekerja dalam melakukan penyidikan kasus tersebut,” tambahnya.(*) Teks foto: SMK Negeri 1 Lubuk Pakam.

ASN BPBD Deli Serdang Keluhkan Jadwal Piket dan Dugaan Pemotongan Dana Operasional