Turis Polandia Semakin Ramaikan Pasar Wisatawan Indonesia

HORASNEWS.COM-Wakil Menteri Luar Negeri RI, A. M. Fachir, turut menyambut kedatangan 252 penumpang pesawat LOT Polish Airlines di Denpasar, Bali (25/6/2018). Wamenlu RI mengapresiasi adanya keberlanjutan penerbangan charter dari Polandia ke Indonesia sebagai bentuk dari peningkatan kerjasama people-to-people contacts, khususnya di bidang pariwisata.

Wamenlu RI meyakini para turis Polandia akan menikmati berbagai atraksi pariwisata yang dimiliki Indonesia, terutama wisata kepulauan/maritim dan keragaman budaya. Secara khusus, Wamenlu menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Panorama Tour dan Rainbow Tour yang telah banyak berperan dalam merealisasikan kerja sama kunjungan wisatawan dengan memanfaatkan pesawat charter LOT Polish Airlines. Wamenlu menambahkan bahwa kerja sama kunjungan wisatawan Polandia dengan pesawat charter bisa menjadi model rujukan untuk mengembangkan kerja sama serupa dengan negara lain.

Turut hadir dalam penyambutan ini adalah Duta Besar RI untuk Polandia, Y.M. Peter F. Gontha, Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Y.M. Beata Stoczinska, wakil dari Kementerian Pariwisata, Garuda dan Angkasa Pura.

Sebagai informasi, kunjungan wisman dari Polandia dan kawasan Eropa Tengah lainnya adalah melalui pesawat charter dengan Boeing 787 LOT Polish Airlines dengan kapasitas hingga 260 penumpang per penerbangan telah berlangsung sejak tahun 2016. Kegiatan ini berlangsung pada periode Juni hingga Oktober dengan memanfaatkan masa liburan musim panas.

Kerja sama ini telah mampu mendongkrak peningkatan jumlah wisatawan dari Polandia ke Indonesia. Tercatat jumlah turis Polandia pada tahun 2015 sebesar 19.604 dan meningkat sejak adanya promosi penerbangan langsung Polandia-Indonesia melalui pesawat charter, menjadi 27.903 turis tahun 2016 dan naik menjadi 30.236 wisman asal Polandia tahun 2017.

Saat ini Garuda Indonesia dan LOT Polish Airlines tengah menegosiasikan penerbangan langsung Warsawa-Jakarta/Denpasar guna menangkap peluang wisman dari Polandia dan negara-negara Eropa Tengah lainnya untuk melakukan kunjungan wisatawan ke Indonesia. Selama ini para wisman dari kawasan tersebut harus lebih dulu melalui negara ketiga, seperti Thailand, Singapura, Turki, UEA, atau Qatar. (Sumber: Direktorat Eropa II)​

loading...

Tuliskan Komentar Anda