Tari Mambri asal Asmat Ramaikan MACfest 2018

HORASNEWS.COM- Delegasi Indonesia yang terdiri atas para seniman dan unsur Pemerintah dari Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar RI Port Moresby, serta Pemerintah Provinsi Papua turut memeriahkan gelaran the 6th Melanesian Arts and Cultural Festival 2018 (Macfest) yang diselenggarakan di Honiara, Kepulauan Solomon, sejak 1 Juli 2018. Delegasi Indonesia hadir atas undangan dari Pemerintah Kepulauan Solomon yang disampaikan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Kepulauan Solomon.

Dalam partisipasinya, Delegasi Indonesia membawa dan memperkenalkan budaya masyarakat Melanesia di 5 provinsi di Indonesia yaitu Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Timur. Masyarakat Honiara dan para pengunjung tampak antusias mendatangi Indonesian Village yang menampilkan video, musik dan tari asal Papua, serta karya seni tenun, perhiasan, ukiran, dan lukisan dari Nusa Tenggara Timur, Papua dan Papua Barat.

Selain itu, seniman dan penari asal Papua juga 2 kali berkesempatan untuk menampilkan Tari Mambri asal Kabupaten Asmat, Provinsi Papua di dua panggung utama Macfest di Panatina Ground, Honiara. Tari perang tersebut berhasil menarik perhatian ratusan pengunjung yang langsung memberikan sambutan meriah.

Macfest tahun ini bertemakan “Past Recollections; Future Connections” (Mengenang Masa Lalu; Menghubungkan Masa Depan, Red). Dikutip dari situs resmi, Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Kepulauan Solomon menyampaikan bahwa Macfest bertujuan agar masyarakat Melanesia dapat mengenang dan mengenal sejarah dan budaya Melanesia, serta dalam waktu bersamaan berupaya untuk saling terhubung dalam keragaman untuk masa depan yang lebih cerah.

“Sebagai Ketua Macfest ke-6, saya bangga mengatakan bahwa festival ini telah melampaui pembatas dan ingin mengumumkan bahwa undangan diperluas kepada saudara-saudari kita di Torres Strait Islands di Australia, Wilayah Papua di Indonesia, dan Timor Leste.” Ungkap Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Kepulauan Solomon.

Macfest 2018 sendiri akan berlangsung hingga tanggal 10 Juli 2018. Acara empat tahunan tersebut selanjutnya akan diselenggarakan di Vanuatu pada tahun 2022. (kemenlu)

loading...

Tuliskan Komentar Anda