Sidang Tanpa Bupati Ini Jadinya

HORASNEWS.COM-Sidang paripurna penyampaian pandangan fraksi- fraksi atas Nota penjelasan Bupati Dharmasraya pengantar Ranperda tentang perubahan APBD Kabupaten Dhaasraya, tahun anggaran 2017, Selasa( 05/09) di gedung pertemuan DPRD Dharmasraya” Diawali dengan Basitegang”. Pasalnya, sidang pembahasan mengenai hidup orang banyak yang hanya dihadiri Plt.Setda Dharmasraya.

Kepergian Bupati Dharmasraya yang didampingi  Ketua DPRD Dharmasraya Masrul Maas keluar daerah dalam rangka rapat pemegang saham seri A, pemilahan dewan komisaris PT. Bank Pembangunan Daerah, periode 2017-2020 di Padang, berdampak pada sidang paripurna.

Bakaruak arang antar Anggota DPRD terjadi ketika salah seorang anggota DPRD Salman dari fraksi Demokrat, mempertanyakan ketidak hadiran  Wakil Bupati menggantikan Bupati dalam sidang paripurna.

“Kalau memang Bupati ada kerja atau urusan dinas kuar Daerah, kita faham, lalu bagaimana dengan Wabub ” kata Salman sebelum sidang dibuka.

Hal yang sama juga sampaikan oleh Khairul Rasid Dt Sinaro dari fraksi Hanura. Dirinya, mengatakan bahwa sidang paripurna yang dilakukan saat ini menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Ini adalah sidang penting yang menyangkut Daerah Dharmasraya kedepanya, jadi tentu harus ada kejelasan kenapa Wabub tidak hadir,” katanya.

Terkait hal tersebut, Wakil Ketua DPRD Dharmasraya St. Budi Sanjoyo. SH, jelang sidang dimulai menyampaikan bahwa ketidak hadiran Bupati dan wakil Bupati pada sidang Paripurna dikarenakan Bupati yang didampingi Ketua DPRD, mengahadiri rapat di Padang.

“Semua itu awalnya sudah ada penjelasan dari Bupati Dan Wakil Bupati Dharmasraya ” katanya saat sidang akan dimulai.

Di ruang sidang gedung DPRD yang terbuka untuk umum, meski awal sidang di awali dengan suasana ” Basitegang urek lihia” namun sidang paripurna mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi DPRD atas Nota penjelasan Bupati Dharmasraya, tetap dilangsungkan.(mas ex)

loading...

Tuliskan Komentar Anda