Ribuan Siswa tidak Bisa Ikuti UNBK di Sumbar, Karena Ini

Ribuan Siswa tidak Bisa Ikuti UNBK di Sumbar, Karena Ini

HORASNEWS.COM-Ribuan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) tidak bisa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Sumatra Barat. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Burhasman, peserta UN tersebut tidak memiliki jaringan internet karena berada di pedalaman.

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dan Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Burhasman meninjau proses Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sejumlah Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kota Padang, Selasa (10/04/2018). Di hari kedua pelaksanaan UNBK tahun ajaran 2018 ini berjalan dengan lancar.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Burhasman, peserta Ujian Nasional (UN) tingkat SLTA tahun ajaran 2017/2018 di Sumbar mencapai 40.232 siswa SMA dan Madrasah Aliyah dari 262 sekolah mengikuti ujian nasional berbasis komputer.

Masih ada tujuh kabupaten dan kota yang harus menjalankan Ujian Nasional Berbasis Pensil (UNBP) dengan jumlah peserta mencapai 6.542 orang yang tersebar di 54 sekolah. Hal ini disebabkan akses internet belum ada.

Mereka ini menyebar di pelosok seperti, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Tanah Datar, Solok Selatan, Sijunjung, Dharmasraya, dan Pasaman Barat.

Terkait dengan pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer ia menilai metode tersebut cukup efektif mencegah terjadinya kecurangan seperti beredarnya kunci jawaban.

“Dari temuan kami semua berjalan aman dan lancar, tidak ada lagi ditemukan kunci jawaban, katanya.

Akan tetapi ia mengingatkan pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer jangan sampai dipaksa dan harus disesuaikan dengan kemampuan sekolah.

Kadis Pendidikan Sumatera Barat Burhasman Bur menambahkan, pelaksanaan UNBK atau UNKP siswa SMA dengan mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, matematika, dan satu mata pelajaran jurusan.

Burhasman mengatakan siswa bisa memilih satu mata pelajaran tergantung jurusannya. Misal, siswa jurusan IPA bisa memilih biologi, fisika, atau kimia. Hal itu untuk menguji passion atau minat siswa.

“Ada pilihan mapel misalnya anak IPA bisa memilih salah satu aja, bisa biologi saja atau kimia. Kenapa satu mapel kita ingin passionnya di situ lah yang akan menekuni di situlah akan diuji,” kata Burhasman. (red)

loading...

Tuliskan Komentar Anda